Kasihan, Ibu-Anak Tersungkur Tertimpa Baliho Caleg

65

MADIUN – Lagi, angin kencang menerjang kawasan Kota Madiun. Kali ini, angin ngamuk hingga merusak dua rumah di RT 1 RW 1 Jalan Puntuk, Kelurahan Kejuron, Taman, Rabu sore (5/12). Mayoritas atap bangunan rusak.

Salah seorang warga yang menjadi korban amukan angin kencang adalah Hartini, 43. Atap rumah miliknya ambruk. Bangunan yang disusun dari kayu itu tidak kuasa menahan berat gavalum dan beton yang jatuh menimpanya. Ketika itu langit di Kota Karismatik dipenuhi mendung pekat sejak pukul 15.00. Tak lama, hujan pun mengguyur. ’’Hujan disertai angin kencang,’’ kata Hartini kepada Jawa Pos Radar Madiun kemarin (6/12).

Semakin lama, embusan angin bertambah kencang. Warga mulai panik. Mereka menutup rapat pintu rumah masing-masing. Setelah itu, angin kencang berembus. ’’Ada suara braakk. Ternyata genting rumah berjatuhan setelah gavalum dari rumah Pak Hendro (tetangga Hartini) terbang ditiup angin kencang menimpa atap rumah saya,’’ ujarnya.

Saat kejadian itu, Hartini mengaku sedang terlelap tidur di kamar beserta dua putranya. Yaitu Nouval, 6, dan Aska, 3. Sedangkan, anak sulungnya Rahmadani yang baru duduk di bangku kelas IX SMP tidur di ruang tamu. Lalu, kakaknya, Bambang Kawan Supriyadi berada di rumah sebelah. ’’Kejadiannya berlangsung cepat,’’ ungkapnya.

Melihat atap rumahnya porak poranda, Hartini langsung lari keluar rumah menyelamatkan diri. Tak lupa Nouval dan Aska ikut digendongnya. Begitu juga Rahmadani langsung terbangun lalu lari keluar rumah.

Setelah kejadian tersebut, Tim Rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun, TNI, polisi, dan warga setempat bergotong royong untuk membenahi atap-atap rumah yang tersapu angin kemarin. Gavalum yang menimpa rumah Hartini dan Bambang dipotong.

Sedangkan usuk dan reng dipasang ulang. Begitu juga dengan genting yang masih utuh bakal disusun lagi. ‘’Untuk kerugian masih dihitung oleh tim. Jadi, kami belum bisa memastikan berapa kerugiannya,’’ kata Subiyantoro, kepala sekretariat BPBD Kota Madiun saat ditemui di lokasi kejadian.

Selain itu, di hari yang sama, angin kencang juga mengakibatkan alat peraga kampanye (APK) salah seorang calon legislatif (caleg) dari Partai Perindo menimpa warga. Kejadiannya di Jalan Pilang Dwija, Kelurahan Pilangbango, Kartoharjo. Sedangkan, korbannya adalah Trubus Lestari, 47.

Peristiwa nahas itu bermula ketika warga Jalan Pilangkarsa tersebut hendak memeriksakan anaknya yang sakit ke Puskesmas Tawangrejo. Saat melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba APK yang berada di sisi badan jalan ambruk tertiup angin kencang lalu menimpa korban.

Lestari yang saat itu mengendarai sepeda motor kaget hingga tersungkur ke aspal. Dia langsung tak sadarkan diri. Sebelum kemudian, Lestari di selamatkan oleh warga setempat. Korban yang mengalami luka lebam di bagian pipi selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke tiga pilar Kelurahan Pilangbango. Namun setelah di mediasi kasus yang menimpanya itu berakhir damai. (her/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here