Magetan

Karena Pandemi, Interchange Tol Gagal Dibangun Tahun Ini

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Masyarakat Magetan harus lebih bersabar untuk memiliki interchange tol di Kartoharjo. Penyebabnya, pandemi Covid-19 yang mengharuskan pemerintah merealokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan wabah korona. ‘’Kita harus memahami kondisi keuangan negara saat ini,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto kemarin.

Dia mencontohkan Perpres 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Grebangkertosusila, Bromo-Tengger-Semeru, Selingkar Wilis, dan Lintas Selatan, yang tak bisa jadi patokan. Di perpres itu, Kabupaten Magetan akan mendapatkan interchange tol. Anggarannya Rp 50 miliar. ‘’Bisa saja tidak terlaksana. Karena melihat kondisi,’’ ujar Kang Woto, sapaan akrabnya.

Kendati demikian, dia akan tetap berusaha merealisasikan. Sebab, dampak exit tol bagi Magetan akan sangat besar. Seperti Kabupaten Madiun yang berkembang pesat lantaran kawasan industri tumbuh setelah memiliki dua interchange. ‘’Kami akan berusaha, tetap kami upayakan. Tapi kami tidak mau egois,’’ tuturnya.

Sebelum masa pandemi, Kang Woto kerap menanyakannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam setiap kesempatan bertemu, Kang Woto tak menyia-nyiakannya. Jokowi pun mengiyakan dan sudah minta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk merealisasikan. Hingga terbit perpres tersebut. ‘’Semoga pandemi segera berlalu dan keuangan nasional pulih,’’ pungkasnya. (bel/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close