Kang Woto Surati Jokowi, Ajukan Interchange

334

MAGETAN – Bupati Magetan Suprawoto khawatir jika tol Anyer-Banyuwangi sudah tersambung dan beroperasi penuh. Dia waswas kabupaten yang dipimpinnya akan dilewati begitu saja oleh para pengguna jalan. Suprawoto pun mencari celah agar wilayahnya disinggahi para pengguna jalan sehingga tidak jadi kota mati. Yakni, minta interchange (IC) kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). ‘’Jujur, ini usaha saya,’’ kata Kang Woto, sapaan bupati Magetan ini, kemarin (6/1).

Permintaan itu disampaikan saat Jokowi mampir ke rest area Sukowidi akhir tahun lalu. Kang Woto sadar, untuk bertemu orang nomor 1 di Indonesia itu tidak mudah. Sehingga, kesempatan tersebut tidak disia-siakan. Kang Woto pun minta diberi IC. Sehingga, kendaraan yang lewat tol bisa keluar-masuk wilayah Kabupaten Magetan. ‘’Kesempatan langka bicara langsung dengan presiden. Saya matur minta satu saja. Magetan ini tidak ada pintunya,’’ ungkapnya.

Jokowi merespons positif. Dia minta Kang Woto agar menyampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono sebagai perintah langsung darinya. Gubernur Jatim Soekarwo yang hadir pun mendukung Kang Woto. Pakde Karwo –sapaan gubernur Jatim– juga menyampaikan keinginan Kang Woto tersebut kepada Jokowi. ‘’Semoga ada kabar menggembirakan,’’ ucapnya.

Kang Woto pun membuat surat. Itu sebagai tindak lanjut permintaan yang sudah disampaikan Jokowi kepadanya. Kang Woto berharap Kabupaten Magetan benar-benar memiliki IC. Bagaimanapun, wilayah Kabupaten Magetan juga dilintasi jalan bebas hambatan tersebut. Meski tidak terlalu panjang. ‘’Namanya juga upaya,’’ tuturnya.

Kang Woto juga minta dukungan masyarakat Magetan untuk membantu menyukseskan pembuatan IC tersebut. Pasalnya, keberadaan IC sangat vital bagi keberlangsungan Kabupaten Magetan. Transportasi jadi sangat lancar dengan tol. Namun, jika tidak memiliki IC, Kabupaten Magetan tidak akan disinggahi pengguna jalan. Padahal, waktu tempuh ke Magetan jadi semakin cepat. Dari Semarang misalnya, hanya empat jam. ‘’(Tol) mempercepat orang sampai tujuan,’’ sebutnya.

Apalagi Magetan punya banyak destinasi wisata yang bisa ditawarkan. Itu salah satu cara paling cepat untuk memperkenalkan daerah kepada khalayak. Sekali mengunjungi objek wisata, akan mengambil foto dan meng-upload-nya ke media sosial. Sekejap, sepenjuru dunia bisa melihatnya. Viral seketika. Sehingga, mereka berbondong-bondong mengunjungi objek wisata tersebut. ‘’(IC) sangat vital,’’ tegas Kang Woto. (bel/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here