Kampanye di Ngawi, Jokowi Ajak Perangi Hoax

52

NGAWI – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) kembali memamerkan program tiga kartu sakti – Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Pra-Kerja, dan Kartu Sembako Murah- saat kampanye di Ngawi, tadi malam. ‘’Ini (kartu, Red) program capres. Jadi, berlakunya (jika dirinya terpilih lagi) masih tahun depan,’’ katanya sambil menunjukkan salah satu kartu ke ribuan pendukungnya yang memadati GOR Bung Hatta.

Jokowi menjelaskan, saat ini masih banyak lulusan SMA maupun SMK yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena tidak ada biaya. KIP Kuliah, kata dia, kelak menjadi solusi. ‘’Bagi lulusan SMA atau SMK yang kurang mampu tapi ingin melanjutkan kuliah, baik di dalam maupun luar negeri, akan dibiayai pemerintah dengan kartu ini,’’ tuturnya.

Dia menyebut, KIP Kuliah Program bertujuan mencetak sarjana strata I (S1) sebanyak-banyaknya sehingga kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia meningkat. ‘’Kalau semua bisa kuliah, menjadi pintar, dan sehat, kami optimistis bisa bersaing (dengan SDM negara lain, Red),’’ ungkapnya.

Sedangkan Kartu Pra-Kerja -yang kelak diberikan kepada lulusan SMA/SMK, akademi, dan perguruan tinggi- bertujuan mempersiapkan mereka masuk dunia kerja. Melalui kartu tersebut, lanjut dia, nantinya para lulusan itu akan mendapat training dari kementerian, BUMN, maupun swasta. ‘’Yang sudah dapat sertifikat bisa langsung diterima kerja. Kalau masih menganggur, dapat insentif nanti,’’ janjinya.

Sementara, lewat Kartu Sembako Murah dia menjanjikan bakal memberikan subsidi untuk harga sembako. Itu akan dilakukan Jokowi karena menilai saat ini masih banyak keluarga yang secara gizi belum tercukupi. ‘’Harapannya nanti anak-anak dari keluarga kurang mampu itu bisa kecukupan gizinya. Tujuan akhirnya pasti mereka bisa hidup yang layak dan baik,’’ paparnya.

Selain memamerkan tiga kartu saktinya, Jokowi juga mengajak para pendukungnya untuk memerangi berita hoax. Selama ini, lanjut Jokowi, banyak fitnah yang ditujukan terhadap dirinya dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Mulai isu penghapusan pendidikan agama hingga melegalisasi perkawinan sejenis. ‘’Itu semuanya tidak benar, itu hoax,’’ tegasnya.

Jokowi tiba di Ngawi sekitar pukul 19.30. Capres petahana itu didampingi Iriana istrinya. Pun, dia menyampaikan permohonan maaf karena datang agak terlambat. Sebab, sebelum menuju Bumi Orek-Orek melakukan kegiatan serupa di Sorong dan Palembang.

Selain Jokowi, tadi malam juga hadir Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir, Ketua PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Pramono Anung, dan beberapa tokoh lainnya. Semula direncanakan ada acara nonton bareng film Jokowi, namun karena waktu yang terbatas agenda tersebut dibatalkan. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here