Kalah, BPD Paslon 02 Enggan Tanda Tangan

80

MAGETAN – Badan Pemenangan Daerah (BPD) Magetan Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres-Cawapres) Prabowo-Sandiaga Uno terkesan menolak hasil rekapitulasi perolehan suara komisi pemilihan umum (KPU) setempat. Saksi dari tim pemenangan pasangan calon (paslon) nomor 02 itu tidak menandatangani berita acara penghitungan suara Pilpres 2019. Kendati demikian, hasil rekapitulasi di tingkat kabupaten yang dituntaskan kemarin (2/5) tetap dikirimkan ke KPU Jawa Timur. ‘’DB-1 (hasil penghitungan suara tingkat kabupaten, Red) tetap sah meski tanpa tanda tangan,’’ kata Ketua KPU Magetan Poppy MS Putranto.

Menurut Poppy, tiadanya tanda tangan saksi paslon 02 adalah kejadian khusus. Informasinya, tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) telah memberikan instruksi ke daerah agar tidak menandatangani hasil rekapitulasi. Perlakuan serupa dilakukan ketika diberi kesempatan meneken DB-2. ‘’Selanjutnya menjadi wewenang KPU Jatim,’’ ujarnya kepada Radar Magetan.

Hasil penghitungan suara lima jenis pemilu serentak selama berhari-hari itu bukan termasuk penetapan pemenangnya. Baik pilpres, DPR RI, DPD, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten. Kendati bila menilik rangkaian penghitungan manual berjenjang sudah bisa diketahui pemenangnya. Untuk pilpres, paslon 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul 286.038 suara dari paslon 02 yang hanya 136.383 suara.

Sedangkan perolehan kursi Pahlawan 1 –sebutan gedung DPRD Magetan, PDI Perjuangan mengoleksi terbanyak dengan 10 kursi. Partai banteng bermoncong putih itu meraup 85.070 suara. Terpaut jauh dengan Demokrat enam kursi dengan dukungan 64.151 suara. Di bawahnya, lima kursi yang masing-masing dikuasai Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Golkar, dan Gerindra (selengkapnya lihat grafis). ‘’Yang dikirimkan ke provinsi adalah perolehan suara, bukan jumlah kursi parpol,’’ kata Poppy.

Menurut dia, bagi pihak yang tidak puas hasil rekapitulasi bisa menyanggah. Batas maksimal mengajukan keberatan 12 Juni mendatang. Konsekuensinya, pengajuan itu memengaruhi jadwal penetapan suara dan kursi yang bakal mundur. ‘’Masalah penetapan menunggu ketentuan nasional,’’ ucapnya.

Ketua Badan Pengawas Pemilu Magetan Hendrad Subyakto tidak memberi catatan merah hanya karena DB-1 tidak ditandatangani saksi paslon 02. Hasil rekapitulasi itu tetap sah. ‘’Kalau yang tidak tanda tangan itu komisioner KPU, baru diberi catatan,’’ katanya. (bel/cor)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here