Kalah Bersaing Masuk SMPN Rujukan, Puluhan Siswa Terancam Tak Dapat Sekolah

107
PENUH SESAK: Pelajar dan wali murid saat berebut melihat pengumuman terakhir di SMPN 1 Magetan.

MAGETAN – Persaingan masuk sekolah rujukan benar-benar ketat. Calon peserta didik baru di Magetan yang mendaftar melalui jalur prestasi banyak yang harus gigit jari. Karena mereka mesti tersisih setelah pihak panitia PPDB sekolah melakukan perankingan berdasarkan nilai akademik dan non-akademik.

Di SMPN 1 Magetan misalnya. Tercatat ada 35 siswa bernilai ujian nasional tinggi tidak lolos seleksi jalur prestasi. Namun, sampai dengan ditutupnya proses PPDB di sekolah tersebut Senin siang (8/7), belum ada siswa yang melakukan cabut berkas. ‘’Kami serahkan kepada orang tua, kapan diambil,’’ kata Edi Pria Hastoni, panitia PPDB SMPN 1 Magetan.

Kendati demikian, pihak sekolah sudah menyediakan loket khusus bagi mereka yang akan mencabut berkas. ‘’Terserah mereka mau diambil kapan,’’ ujar Toni. Seperti diketahui, pagu keseluruhan di SMPN 1 Magetan hanya 288 kursi. Dari jumlah tersebut, 130 kursi di antaranya merupakan pagu jalur prestasi. ‘’Tapi, pengumuman resmi masih besok (10/7). Jadi, pengumuman ini sifatnya hanya sementara,’’ jelasnya.

Kendati begitu, Toni menegaskan tidak ada perubahan spesifik saat pengumuman resmi. Pengecualian apabila ada calon peserta didik yang tidak melakukan daftar ulang. ‘’Dilihat saja nanti saat pengumuman resmi,’’ tuturnya.

Sementara itu, pada jalur zonasi terjadi penambahan kuota hingga 13 siswa. Dari seharusnya 144 siswa menjadi 157 siswa. Kondisi itu menyusul minimnya calon peserta didik yang mendaftar melalui jalur perpindahan orang tua. Sementara jumlah pendaftar mencapai 680 siswa. ‘’(Jalur zona) lebih dari 50 persen tidak apa-apa untuk memenuhi kuota,’’ jelas Toni. (bel/c1/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here