Magetan

Kakek Gerayangi Cucu Tetangga

Terbongkar karena Korban Banyak Duit

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kelakuan Juari tidak mencerminkan usianya. Pria 64 tahun itu tega mencabuli An, tetangganya, yang masih berusia 12 tahun. Memanfaatkan kepolosan sang anak, iming-iming uang membuat warga asal Kecamatan Kartoharjo itu lancar melakukan aksi bejatnya hingga enam kali selama Agustus.

Namun, ibarat sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga, perbuatan cabul kakek satu cucu itu pun terbongkar. Nenek An yang tidak terima melaporkannya ke polisi. ‘’Tersangka ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan,’’ kata Kasatreskrim Polres Magetan AKP Ryan Wira Raja Pratama Selasa (8/9).

Ryan mengungkapkan, terbongkarnya perbuatan Juari diawali kecurigaan tetangga An. Bocah kelas V SD itu punya banyak duit. Tetangga itu lantas meminta sang nenek menanyakan asal-usulnya. Korban bercerita bahwa uang dari pemberian Juari sebagai upah bagian tubuh vitalnya digerayangi. ‘’Setelah divisum, ternyata benar ada bekas luka gesekan di kemaluan korban,’’ terangnya.

Juari mengaku sudah enam kali melakukan aksinya. An selama ini tinggal bersama nenek dan adiknya. Orang tuanya sudah lama bercerai. Korban didatangi tengah malam memanfaatkan sepinya rumah sekitar pukul 02.00. Pada jam tersebut, neneknya menanam padi di sawah. ‘’Masuk lewat pintu belakang rumah,’’ ujarnya sembari menyebut barang bukti berupa pakaian korban dan pelaku, serta alas yang digunakan untuk mencabuli korban.

Sementara, kepada awak media Juari mengaku hanya tiga kali mencabuli. Pada aksi pertama, korban diberi uang Rp 30 ribu, berikutnya Rp 40 ribu, dan pada aksi ketiga diupah Rp 400 ribu. Duit yang terakhir besar, karena korban ingin daftar kursus bela diri. ‘’Saya masih punya istri di rumah,’’ katanya.

Juari kini meringkuk di sel tahanan mapolres. Tersangka dikenai pasal 82 Undang-Undang (UU) 17/2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (fat/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close