Ponorogo

Kaji Wacana Uji Coba Tatap Muka

Bakal Diterapkan untuk SD dan SMP

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pemkab Ponorogo mewacanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) SD dan SMP. Namun, wacana itu dinilai prematur lantaran belum dikaji mendalam. ‘’Setiap kecamatan diwakili satu SD dan satu SMP. Ini masih didiskusikan,’’ kata Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo Agus Pramono Senin (31/8).

Wacana tersebut dilontarkan Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo Endang Retno Wulandari. Pertimbangannya, status zona Bumi Reyog yang sudah turun dari oranye menjadi kuning. ‘’Bu Retno masih diskusi dengan satgas. Kesiapannya akan dilaporkan kepada kami,’’ terangnya.

Menurut Agus, perlu kajian mendalam sebelum meloloskan wacana uji coba PTM. Kendati menurut pemerintah zona kuning boleh menggelar uji coba dengan jumlah siswa maksimal 50 persen. ‘’Tetap harus dikaji dulu. Kami akan evaluasi supaya tidak ada masalah ke depan,’’ ujarnya.

Setelah dinyatakan siap, dindik dan satgas akan melapor ke bupati. Nantinya bupati yang akan mengambil keputusan. Tak hanya itu, petunjuk pemerintah pusat yang mengharuskan persetujuan orang tua juga akan diterapkan. ‘’Setiap sekolah yang ditunjuk uji coba wajib minta persetujuan wali siswa,’’ jelas Agus.

Plt Kepala SMPN 1 Ponorogo Setiantono mengungkapkan, pihaknya diminta mempersiapkan sarana dan prasarana untuk menerapkan protokol Covid-19. Mulai penyediaan tempat cuci tangan, hingga penataan ruang kelas untuk mengatur jarak antarsiswa. ‘’Saat ini seluruh ruang kelas masih dilakukan sterilisasi. Intinya kami siap,’’ ujarnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close