Kades Terpilih Rejomulyo Divonis 3 Bulan Penjara

139
PUTUSAN: Bakri bersama Dakum dan Suwondo saat mendengarkan amar putusan.

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Madiun memutus bersalah Bakri Selasa (20/8). Kepala desa (kades) terpilih Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Ngawi, itu divonis tiga bulan penjara dan denda Rp 3,5 juta subsider satu bulan kurungan dalam kasus illegal logging. ’’Kami menerima putusan,’’ kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten Madiun Rochman.

Terdakwa juga menerima putusan tersebut. Baik JPU maupun terdakwa tidak mengajukan banding. Vonis tersebut dikurangi masa tahanan yang pernah dijalani Bakri. ’’Yang bersangkutan sempat ditahan oleh pihak kepolisian, dan penahanan dari kejaksaan tidak ada lantaran ada beberapa keperluan. Tapi, cara hitungannya nanti wewenang rutan,’’ terangnya.

Selain Bakri, dua rekannya juga dijatuhi hukuman yang sama. Yakni, Dakum dan Suwondo. Masing-masing terdakwa dijerat pasal 82 ayat 2 juncto pasal 82 ayat 1b Undang-Undang Nomor 18/2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. ’’selain negara mengalami kerugian, juga terdapat perusakan ekosistem hutan yang dapat memberikan dampak cukup panjang,’’ tegas Rochman.

Lantas, kapan ditahan? Tidak dilakukannya penahanan, lanjut Rochman, itu lantaran terdakwa terdapat keperluan dan adanya penjaminan dari kedua belah pihak. ’’Karena sudah diputus maksimal H+1, kami eksekusi dan mulai dilakukan penahanan sesuai perhitungan pihak rutan setempat,’’ pungkasnya. (mgc/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here