Kades Kandangan Tetap Lantik Perangkat Terpilih meski Masih Berpolemik

436

NGAWI – Sukiran bergeming. Kepala Desa (Kades) Kandangan, Ngawi, itu tetap melantik perangkat desa terpilih sesuai hasil seleksi beberapa waktu lalu, meski mendapat penolakan sejumlah peserta ujian dan sebagian warga. ‘’Jika tidak segera dilantik, secara hukum justru kami yang salah,’’ kata Sukiran kemarin (4/2).

Sukiran mengungkapkan, keputusannya melantik perangkat desa terpilih itu atas masukan beberapa pihak, termasuk bagian hukum pemkab. Dasarnya adalah prosesnya sudah sesuai ketentuan yang berlaku. ‘’Secara tahapan sudah benar, jadi tidak ada masalah,’’ ujarnya.

Dia menyebut, salah satu yang memicu permasalahan dalam seleksi perangkat di desanya adalah pengajuan jadwal ujian dari yang semestinya. Meski begitu, kata Sukiran, secara legalitas hal itu tidak menyalahi aturan. Pun, pihaknya sebelumnya sudah meminta pertimbangan ke bagian hukum. ‘’Justru kalau diundur, itu yang salah,’’ tegasnya.

Menurut dia, jadwal ujian sengaja dimajukan lantaran panitia menilai hari pelaksanaannya ringkel. Selain itu, menyesuaikan jadwal lokasi ujian yang nebeng di sekolah terdekat. ‘’Sudah ditawarkan ke peserta, karena tidak ada usulan akhirnya diputuskan diajukan jadwalnya,’’ terang Sukiran.

Bagaimana dengan dugaan adanya pengondisian peserta terpilih? Sukiran menyatakan tidak tahu-menahu mengenai hal itu sejak awal. Justru dia mempersilakan untuk dilaporkan kepada aparat penegak hukum jika memang ada indikasi seperti itu. ‘’Tapi, sampai sekarang juga tidak ada pengaduan di kepolisian,’’ imbuhnya.

Ditanya soal kesepakatan hasil musyawarah desa (musdes) yang mayoritas menghendaki ujian ulang, Sukiran menyebut awalnya disepakati dilakukan ujian ulang. Namun, bupati menyatakan kesepakatan dalam musdes itu dianggap tidak masuk dalam tahapan seleksi sehingga tidak perlu adanya ujian ulang.

Kala itu, bupati justru mengarahkan kepada pihak-pihak yang tidak puas dengan pelaksanaan seleksi melapor ke aparat penegak hukum. ‘’Setelah diberi waktu sebulan lebih ternyata tidak ada aduan ke pihak kepolisian, makanya kami diminta segera melantik,’’ paparnya.

Di sisi lain, dia menilai kebutuhan perangkat di desanya sudah mendesak. Pasalnya, terjadi beberapa kekosongan jabatan hingga membebani tugas perangkat yang ada. Karena itu, Sukiran mantap untuk melantik perangkat desa terpilih besok. ‘’Yang jelas, kami sudah melaksanakan semua tahapan seleksi sesuai prosedur,’’ pungkasnya. (tif/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here