Mejayan

Kades di Ngawi Terjaring Operasi Yustisi

Dihukum Nyemprot Taman dengan Disinfektan

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan masih rendah. Buktinya, dalam operasi gabungan yustisi di depan Taman Kota Caruban Asti Selasa (14/9) banyak yang mengabaikan penggunaan masker.

Tercatat lebih dari 20 pelanggar yang terjaring operasi. Seorang di antaranya kepala desa (kades) Rejomulyo, Karangjati, Ngawi. Dia kedapatan tidak mengenakan masker ketika berkendara. ‘’Kami terapkan denda Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu kepada yang melanggar,’’ kata Wakapolres Madiun Ahmad Faisol.

Penerapan denda itu merupakan tindak lanjut dari Inpres 6/2020 dan Perbup 39/2020. Sementara bagi warga yang membawa masker tapi tidak dipakai, mereka dikenai hukuman memakai rompi pelanggar protokol kesehatan. Juga disanksi menyapu dan menyemproti taman dengan disinfektan. ‘’Sanksi yang diberikan sesuai klasifikasi kesalahan,’’ ujarnya.

Faisol memastikan operasi akan digelar kembali. Namun, di lokasi berbeda. ‘’Kami akan lakukan mobilisasi, merata di seluruh wilayah Kabupaten Madiun,’’ tuturnya. (mg4/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close