Madiun

Kabar Uji Coba E-Tilang di Caruban via Medsos Dipastikan Hoaks

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Belakangan salah satu grup Facebook gaduh. Gara-garanya tersebar informasi uji coba tilang elektronik (e-tilang). Beberapa lokasi traffic light dikabarkan jadi titik uji coba. Beragam komentar dilontarkan warganet menyikapi unggahan yang muncul tidak hanya sekali itu. Namun, aparat kepolisian setempat memastikan informasi tersebut hoaks alias kabar bohong. ‘’Tidak benar itu,’’ kata Kasatlantas Polres Madiun AKP Jimmy Heryanto Senin (27/1).

Salah satu grup Facebook itu adalah Info Cepat Caruban (ICC). Sejak beberapa hari lalu grup dengan 25 ribu lebih anggota itu dibanjiri posting-an uji coba e-tilang. Terbaru, diunggah akun Arnots Cash Clietiec.

Dalam unggahannya, terlulis pemberitahuan: “Yang mau melintas Caruban mulai besok Minggu pukul 07.00 WIB. Ada uji coba Tilang e-CCTV. Jangan nge-blong lampu merah dan lengkapi surat kendaraan anda. Lokasi di lampu merah taman kota, lampu merah pertigaan temboro utara pasar besar, lampu merah pertigaan kayo”. ‘’Kameranya saja belum ada,’’ bantah Jimmy.

Posting-an serupa sempat diunggah akun Sukarmun Jumat lalu (24/1). Di grup Facebook yang sama, upload uji coba e-tilang juga datang dari beberapa akun. Seperti Mahesa Putra Jenar dan Madiun Asik yang intinya mempertanyakan informasi tersebut. ‘’E-tilang memang direncanakan, tapi saat ini baru tahap survei lokasi,’’ jelas kasatlantas.

Kendati begitu, Jimmy menilai kabar bohong di media sosial (medsos) itu ada sisi positifnya. Para pengendara jadi lebih mematuhi peraturan lalu lintas. Pelanggar markah maupun rambu lalu lintas jadi berkurang. Kondisi tersebut berbanding lurus dengan angka laka lantas yang terjadi. ‘’Tujuan e-tilang nanti salah satunya untuk menekan angka laka lantas,’’ sebutnya.

Saat ini aparat kepolisian tengah mencari titik pemasangan CCTV untuk penerapan e-tilang. Jimmy belum bisa memastikan lokasi tersebut. Pun, kapan e-tilang akan diterapkan. ‘’Masih pemetaan. Titik-titik mana yang tinggi pelanggaran lalu lintas. Termasuk mempertimbangkan lokasi rawan laka dengan tingkat fatalitas yang tinggi,’’ terangnya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close