Jumlah Siswa Lulusan SD Sederajat Terbatas, Pagu SMPN Terancam Tak Penuh

33
MILIK PEMERINTAH: Peserta didik SMP negeri saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas. Pada PPDB tahun ini, diprediksi sejumlah SMP negeri di Magetan kesulitan mendapatkan siswa.

MAGETAN – Masalah kekurangan siswa dihadapi oleh sebagian SMP negeri di Magetan. Kondisi itu terjadi karena jumlah siswa lulusan SD tidak sebanding dengan pagu yang tersedia. ‘’Sampai kapanpun, Magetan itu tidak akan terpenuhi kuotanya,’’ terang Kabid Pendidikan Dasar SD, SMP Disdikpora Magetan, Suroso Selasa (25/6).

Pihaknya mencatat jumlah lulusan siswa SD dan MI saat ini ada sekitar 7 ribu anak. Mereka mendaftar di 29 SMP negeri dan 16 SMP swasta dengan masing-masing setiap rombongan belajar (rombel) pagunya 32 kursi. Di sisi lain, SMP juga harus bersaing dengan madrasah tsanawiyah (MTs). ‘’Tidak seimbang jumlah lulusannya. Sangat kurang,’’ katanya.

Kendati demikian, Suroso mengaku kekurangan pagu hanya akan terjadi di sekolah-sekolah tertentu. Seperti SMPN Satu Atap Poncol. Karena calon peserta didik baru hanya berasal dari satu SD. ‘’Memang kondisinya seperti itu. Beberapa sekolah negeri kalah dengan swasta,’’ jelasnya.

Sekolah swasta yang lebih dulu membuka proses PPDB adalah SMPS Az-Zahra. Sekolah itu bahkan sudah membuka pendaftaran sejak Februari lalu. Seluruh rombel yang dibuka terisi semua. ‘’Kalau sekolah swasta, mereka bebas membuka menutup masa PPDB. Kami tidak bisa ikut campur,’’ ujar Suroso.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya menyarankan agar sekolah negeri mengembangkan kualitas pendidikan. Sehingga bisa meningkatkan kepercayaan mereka kepada masyarakat. ‘’Masyarakat kan sekarang semakin kritis. Memilih sekolah yang mereka percayai kualitasnya,’’ jelasnya.

Di sisi lain, kata Suroso, siswa minim sangat berpengaruh pada kegiatan belajar mengajar di kelas. Belum lagi jatah dana bantuan operasional sekolah (BOS) juga bakal berkurang. ‘’Sekolah harus berinovasi. Bahkan, kalau perlu jemput bola ke masyarakat. Harus mengubah mind set,’’ pungkasnya. (bel/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here