Jumlah Aset Daerah Turun, Mayoritas Beralih Jadi Milik Pemprov

27
ASET PEMPROV: Bangunan SMKN 1 Magetan yang sudah dilimpahkan kepada Pemprov Jatim sejak September 2018 lalu.

MAGETAN – Pemkab Magetan tahun lalu kehilangan banyak aset. Persoalan tersebut terjadi karena dana cadangan yang ada dipakai untuk membiayai pelaksanaan pilkada 2018. Kondisi itu berbanding terbalik dengan tahun 2017 lalu. Saat itu, dana cadangan aset tumbuh sebesar 6,56 persen. ‘’Tetapi penggunaannya sudah diatur dalam perda 10/2015,’’ kata Wabup Magetan Nanik Endang Rusminiarti.

Secara implisit memang terjadi penurunan aset. Tetapi, jika dispesifikasikan berdasar nilai aset terdapat penambahan. Dari sebelumnya Rp 1,94 triliun, kini tumbuh 5,1 persen menjadi Rp 2,04 triliun.

Menurutnya, persoalan itu disebabkan oleh sejumlah faktor. Seperti pengalihan wewenang SMA/SMK dan terminal Maospati ke provinsi. Selain itu, terdapat penghapusan aset bangunan serta lelang kendaraan dinas lawas. ‘’Pelimpahan ini sudah selesai sejak 21 September 2018 lalu,’’ ungkap Nanik.

Dia menambahkan pengapusan aset itu dituangkan dalam keputusan bupati 188/267/Kept/403.013/2018. Proses tersebut sengaja dilakukan untuk menghindari temuan BPK. ‘’Tetapi, pada aset lancar daerah terjadi peningkatan sekitar 55,03 persen atau kini menjadi Rp 341,28 miliar,’’ terang Nanik. (bel/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here