NgawiPolitik

Jumat Pon OK Daftar ke KPU, Janji Tidak Kerahkan Massa

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Jumat Pon mendatang (4/9) dipilih pasangan Ony Anwar-Dwi Rianto ’’Antok’’ Jatmiko (OK) untuk mendaftar calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawabup). Selain instruksi DPP PDIP, hari tersebut dinilai sebagai hari baik. ‘’Karena Jumat itu ibunya hari,’’ kata Ony Senin (31/8).

Selain menyatakan kesiapannya mendaftarkan diri ke KPU setempat, Ony memastikan semua persyaratan yang wajib disetorkan ketika pendaftaran sudah lengkap. ‘’Ijazah, rekomendasi atau formulir B1KWK, surat keterangan LHKPN (laporan harta kekayaan penyelenggara negara, Red), dan sebagainya sudah siap,’’ ungkapnya.

Ony menyampaikan, DPP PDIP menginstruksikan kepada seluruh bakal calon kepala daerah yang bertarung di Pilkada 2020 mendaftar secara serentak ke KPU pada Jumat mendatang. ‘’Rencananya, setelah salat Jumat kami bersama partai pengusung akan ke KPU dengan bersepeda,’’ ujarnya.

Ony memastikan, kelak saat dirinya mendaftar ke KPU tidak akan membawa banyak massa. Sesuai arahan KPU, pihaknya hanya didampingi pendukung tidak lebih dari 50 orang. ‘’Kami akan maksimalkan jumlah itu. Bagaimanapun, aturan itu dibuat untuk menghindari persebaran Covid-19. Kami juga pastikan tetap mematuhi protokol kesehatan,’’ tegasnya.

Sekadar diketahui, pasangan OK diusung oleh semua partai pemilik kursi di parlemen. Totalnya ada 10 parpol dengan jumlah kursi sebanyak 45. Pasangan tersebut juga diklaim mendapat dukungan dari partai nonparlemen maupun sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga swasta lain di Bumi Orek-Orek. (tif/c1/isd)

Mulai Besok Lengser dari Legislatif

SEMENTARA itu, Dwi Rianto ’’Antok’’ Jatmiko bakal segera menanggalkan jabatannya di legislatif seiring langkahnya mendaftar bakal calon wakil bupati (bacawabup) mendampingi Ony Anwar. ‘’Surat permohonan pengunduran diri sudah saya tanda tangani hari ini (kemarin, Red),’’ kata Antok.

Antok mengungkapkan, surat permohonan itu sedianya hendak disampaikan ke lembaganya kemarin. Namun, urung dilakukan lantaran pihaknya belum mendapatkan persetujuan terlebih dulu dari partai. ‘’Makanya, hari ini (kemarin, Red) saya ajukan pengunduran diri sebagai anggota DPRD ke partai,’’ terangnya sembari menyebut surat permohonan itu sudah diterima sekretaris DPC PDIP Ngawi.

Di sisi lain, kemarin Antok sempat memimpin rapat badan musyawarah (banmus) di kantornya. Pun, disepakati rapat paripurna tentang tanggapan DPRD terkait permohonan pengunduran dirinya bakal digelar besok. ‘’Nanti akan diumumkan keputusan lembaga terkait permohonan tersebut,’’ ujarnya.

Jika pengunduran diri tersebut disetujui, selanjutnya pihak DPRD mengusulkannya ke gubernur yang memiliki kewenangan mengeluarkan surat keputusan (SK) pemberhentian secara resmi anggota dewan. ‘’Mudah-mudahan bisa tepat waktu, karena bukti pengajuan usulan SK pemberhentian dari gubernur itu nanti menjadi salah satu syarat kami mendaftar di KPU,’’ tuturnya.

Meski sesuai PKPU Nomor 1 Tahun 2020 menyatakan pengunduran diri sebagai anggota DPRD berlaku sejak ditetapkan sebagai calon, Antok dipastikan tidak lagi menjabat sebagai ketua maupun anggota DPRD Ngawi setelah rapat paripurna besok. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close