Jual Arjo di Warung, Digerebek Polisi

95

NGAWI – Peredaran minuman keras (miras) di Bumi Orek-Orek masih sulit diberantas. Setidaknya, polisi menangkap Sunarto, 36, dan Rohmad, 25. Keduanya diamankan petugas Rabu malam lalu (6/2).

Dari tangan Sunarto, petugas menyita 1,5 liter arjo plus sebotol bir. Sementara, sekitar 2,5 liter arjo didapatkan dari Rohmad. ‘’Keduanya diproses tipiring (tindak pidana ringan, Red),’’ kata Kasubag Humas Polres Ngawi Kompol Eko Setyomartono kemarin (7/2).

Sunarto dibekuk di warung miliknya di Dusun Turi, Desa Karangsono, Kwadungan. Kemudian, digelandang ke Polsek Kwadungan untuk proses lebih lanjut. ‘’Pemilik warung mengakui telah menjual miras ke masyarakat,’’ terang Eko.

Di lokasi berbeda, petugas Polsek Pitu mengamankan Rohmad yang kedapatan membawa arjo sebanyak 2,5 liter. Bermula saat petugas polsek yang tengah berpatroli menangkap gelagat mencurigakan pemuda asal Dusun Ngadirojo, Desa Watualang, Ngawi, itu.

Di jalan Dusun Sepreh, Desa Selopuro, Pitu, Rohmad terlihat membawa sekantong plastik berisi botol-botol bekas air mineral. Petugas lalu mendatangi pemuda itu. Aroma khas arjo seketika menusuk hidung sesaat setelah petugas membuka tutup botol bekas air mineral ukuran 600 ml yang dibawa Rohmad. ‘’Malam itu juga digelandang ke polsek dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,’’ pungkas Eko. (mg8/c1/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here