Jembatan Kedungbendo Dibongkar Diam-Diam

178

PACITAN – Insiden melintirnya jembatan gantung Banjarsari 2 di Semanten, Pacitan, menular ke jembatan Kedungbendo, Arjosari, yang dikerjakan dalam satu paket proyek. Nyaris bersamaan dengan kedatangan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Surabaya yang memeriksa jembatan Banjarsari 2, diam-diam jembatan Kedungbendo dibongkar. ‘’Sudah sekitar tiga hari ini,’’ kata Slamet Riyadi, salah seorang warga setempat, kemarin (8/2).

Pantauan di lapangan, meterial bongkaran jembatan masih berada di lokasi. Slamet menduga pembongkaran bagian lantai tersebut untuk mencegah ambrolnya jembatan. Pasalnya, pasca melintirnya jembatan Banjarsari 2, juga ditemukan tiang jembatan Kedungbendo melengkung. ‘’Yang atas itu mleyot. Sebelum ambruk, mungkin lho itu, diambil dulu untuk mengurangi bebannya,’’ ujarnya.

Setelah dibongkar, Slamet tidak tahu kelanjutannya. Pasalnya, pekerja yang biasa menginap di rumah kepala dusun setempat pulang. Informasinya, masih menunggu pemerintah daerah. Terpaksa warga setempat harus memutar melalui jalan atau jembatan lain yang berjarak sekitar satu kilometer di Dusun Kebon atau dua kilometer di Kecamatan Tegalombo lebih lama lagi. ‘’Itu akses sebelum jembatan Kedungbendo dibangun,’’ tuturnya.

Pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek pembangunan jembatan Kedungbendo  Syifa Udhuka belum bisa memberikan banyak komentar. Menurut dia, pembangunan jembatan gantung di Pacitan, termasuk Kedungbendo, bakal ada kajian teknis dari Direktorat Jendral (Dirjen) Binamarga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). ‘’Kami masih menunggu,’’ katanya.

Sementara progres pekerjaan pembangunan jembatan lainnya terus berjalan. Jembatan gantung di Tambakrejo sudah rampung. Bahkan, sudah dioperasikan warga setempat. Meski belum diresmikan, mereka mengesampingkan kekhawatiran keamanan jembatan demi efisiensi waktu. ‘’Biar tidak memutar jauh. Berdoa saja, mudah-mudahan aman dan tidak terjadi apa-apa,’’ ucap Rini Astuti, salah seorang warga.

Dia pun tidak tahu pasti kapan jembatan Tambakrejo rampung. Menurut dia, jembatan tersebut mulai bisa dilewatinya sekitar tiga hari terakhir. Semula diketahui dari salah satu tetangganya yang telah melintasi jembatan itu. Meski begitu, Rini sempat khawatir.  ‘’Karena kejadian jembatan Banjarsari 2 itu,’’ ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tujuh personel labfor datang ke Pacitan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) melintirnya jembatan Banjarsari 2. Mereka juga sempat mendatangi jembatan Kedungbendo untuk melakukan perbandingan lantaran kedua proyek pembangunan jembatan tersebut satu paket pekerjaan. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here