Jembatan Gantung Haram untuk R-4 dan Selfie

154

PACITAN – Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Wilayah Pacitan geregatan. Dua jembatan gantung baru, Banjarsari II dan Kedungbendo, bakal dipasang portal. ‘’Kami mendapat laporan masyarakat, jembatan juga dilalui kendaraan roda empat,’’ kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Banjarsari II dan Kedungbendo Syifa Udhuka kemarin (22/1).

Dia menegaskan semua jembatan gantung hanya untuk dilintasi pejalan kaki dan kendaraan roda dua. Di luar itu dilarang melalui. Terlebih kendaraan angkutan barang. Pasalnya, itu membahayakan kondisi jembatan. ‘’Bahaya karena over tonase,’’ ujarnya.

Namun, Syifa belum bisa membeber standar tonase kemampuan jembatan gantung. Hanya untuk kebutuhan mendesak bisa dilalui roda empat (R-4). Salah satunya ambulans. ‘’Karena kondisinya darurat dan tidak terlalu sering,’’ tuturnya.

Jembatan gantung juga sudah dilengkapi pelang baja sekitar 2,5 meter dari permukaan jembatan. Itu efektif untuk mencegah kendaraan besar, khususnya truk, melintas. Sayangnya, mobil  pribadi masih lolos dari hadangan pelang tersebut. Itu tak lepas dari dispensasi untuk kondisi darurat. ‘’Kami harap masyarakat juga sadar,’’ pintanya.

Menurut dia, portal larangan bakal dipasang dalam waktu dekat. Selain itu, jembatan gantung juga terlarang untuk spot selfie. Pasalnya, berbahaya. Terlebih bagi penyuka foto ekstrem. ‘’Untuk itu kami juga akan pasang rambu larangan di dekat jembatan,’’ ungkapnya. (odi/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here