Jembatan Ambrol, Akses Dua Desa Lumpuh

520

PONOROGO – Hari kedua diguyur hujan semalam meruntuhkan jembatan di Bancangan, Sambit. Ambrolnya jembatan sekitar pukul 05.45 kemarin (8/11) memutus akses transportasi alternatif menuju Desa Nglewan di kecamatan setempat.

Titik Sukeni, warga Bancangan, terpaksa mengurungkan niatnya pergi ke sawah ketika mengetahui jembatan yang biasa dia lewati putus. Peristiwa ini jelas merepotkan karena memaksa warga memutar perjalanan hingga 2 kilometer. ‘’Ini musimnya panen jagung, biasanya lewat situ,’’ kata warga yang biasa berjalan kaki menuju sawah itu.

Hujan deras yang mengguyur sejak pukul 20.00 Rabu (7/11) baru reda menjelang subuh, Kamis (8/11). Tak banyak yang menyaksikan detik-detik robohnya jembatan penghubung dua desa tersebut. ‘’Kaget. Kemarin (Rabu, Red) masih bisa dilewati, sekarang kok sudah roboh,’’ ujarnya.

Kalaksa BPBD Ponorogo Imam Bashori yang meninjau lokasi mengungkapkan bahwa hujan menyebabkan debit air Sungai Sono meningkat. Derasnya arus sungai membawa rumpun bambu dan sampah di sepanjang aliran. Lalu menyumbat di bawah jembatan. ‘’Tidak kuat menahan rumpun bambu, akhirnya fondasi jembatan patah,’’ tutur Bashori.

Bashori memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Beruntung saksi utama yang kebetulan lewat saat kejadian sudah di seberang jembatan. ‘’Orangnya pas sudah sampai seberang, jembatan baru roboh. Dia selamat, tidak terluka,’’ terangnya.

Camat Sambit Toni Sumarsono membeberkan jembatan tersebut dibangun sejak 1997 silam. Jembatan itu memang tidak dirancang untuk dilewati kendaraan bermuatan berat. Selain konstruksinya yang sudah rapuh termakan usia. Seiring berjalannya waktu, kendaraan berat bebas berlalu-lalang. Wajar, lantaran jembatan itu merupakan akses untuk mengakomodasi perekonomian dua desa. ‘’Ternyata konstruksi yang dirancang tidak kuat, akhirnya fondasi dan tiang penyangga mulai retak. Sudah kami laporkan setahun lalu setelah diterjang banjir,’’ tuturnya tak menampik lemah pengawasan kendaraan berat. (mg7/c1/fin)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here