NgawiSport

Jelang 32 Besar Piala Indonesia, Homebase Persinga Masih Gelap

NGAWI – Manajemen Persinga dibuat pusing tujuh keliling. Seiring tak kunjung dapatnya stadion yang dipakai untuk menjamu Persebaya Surabaya. Padahal, sesuai jadwal pertandingan, babak 32 besar Piala Indonesia 2019 itu bakal digelar 22 Januari mendatang. ’’Tidak bisa pakai lapangan milik AAL TNI-AL (Stadion Jala Krida Mandala, Red) karena dipakai untuk pelatihan taruna,’’ kata Manajer Persinga Didik Purwanto.

Rencana menggunakan Stadion Jala Krida Mandala sebagai homebase Persinga itu merupakan arahan dari pihak Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur. Pihaknya juga diminta untuk melakukan koordinasi dengan pihak TNI-AL selaku empunya stadion. Namun, setelah koordinasi dilakukan, ternyata stadion yang dulu pernah dipakai PSBI Blitar untuk menjamu Persebaya itu tidak bisa digunakan. ’’Kami kembalikan ke PSSI, bagaimana solusinya,’’ ujarnya.

Saat ini, Didik berharap pihak PSSI segera memberikan rekomendasi mengenai stadion yang bisa digunakan sebagai homebase timnya. Sebab, jadwal leg pertama antara timnya melawan Persebaya sudah semakin dekat. ’’Sampai sekarang (kemarin, Red) kami masih belum tahu mau main di mana. Masih gelap semuanya,’’ ucapnya pasrah.

Sebelumnya, Didik sempat mengungkapkan bahwa timnya bersama manajemen sudah bersiap untuk boyongan ke Kota Pahlawan Minggu besok (20/1). Pihaknya ingin para pemain Persinga segera beradaptasi dengan stadion tersebut. Sebab, dia mengakui selama ini masih buta mengenai kondisi stadion milik TNI-AL tersebut. Berbeda dengan Persebaya Surabaya yang sebelumnya sudah sering bermain di stadion itu. Bahkan terakhir saat melawan PSBI Blitar, tim asuhan Jajang Nur Jaman itu berhasil menang dengan skor telak 0-14.

Tentu pihaknya tidak ingin bernasib sama dengan PSBI Blitar. Karena itu, jika positif menggunakan Stadion Jala Krida Mandala, pihaknya ingin para pemainnya bisa beradaptasi dulu. Supaya saat pertandingan digelar tidak ada kendala terutama soal teknis di lapangan. Di sisi lain, meski melawan tim dari kasta teratas Liga Indonesia, Persinga diharapkan mampu mengalahkan Persebaya Surabaya. Atau paling tidak berhasil mencuri poin dalam leg pertama nanti. ’’Targetnya pasti menang di pertandingan pertama nanti,’’ harapnya.

Mulai kemarin Slamet ”Larso” Hariyadi dkk sudah menjalani training centre (TC) di Jember. Pemusatan latihan itu dilakukan untuk mempersiapkan laga kontra Persebaya nanti. Didik berharap, dengan pemusatan latihan itu para pemain bisa lebih fokus ke pertandingan. Pihaknya tidak ingin para pemainnya terpengaruh masalah penentuan homebase yang masih belum jelas hingga kemarin. ’’Kami harap dengan persiapan ini hasil pertandingan pertama nanti bisa lebih maksimal,’’ ucapnya. (tif/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close