NgawiPeristiwa

Jebakan Tikus Kembali Makan Korban, Seorang Petani Tewas Kesetrum

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Satu lagi nyawa melayang akibat tersengat listrik jebakan tikus. Kali ini tragedi itu terjadi di Dusun Karwut, Desa Bendo, Kecamatan Padas, Minggu malam (26/4). Nur Nyamin, 51, warga dusun setempat, ditemukan tewas di sawah miliknya yang dipasangi jebakan tikus beraliran listrik.

Kapolsek Padas AKP Pudjianto menjelaskan, awalnya korban bersama seorang rekannya bermaksud mengecek sawahnya yang hanya berjarak beberapa meter di belakang rumah. Sesampainya di lokasi, korban berjalan memisah menuju utara.

Beberapa saat kemudian, rekan korban mendengar teriakan Nyamin meminta tolong. ‘’Setelah didatangi, korban sudah dalam kondisi kaku dengan posisi tertelungkup di sawah,’’ ungkap Pudjianto Senin (27/4).

Mengetahui korban tewas kesetrum, rekannya spontan berteriak minta tolong sembari mematikan aliran listrik. Petugas kepolisian dan tenaga medis yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) langsung memeriksa kondisi korban.

Dari hasil pemeriksan ditemukan luka lecet sepanjang empat sentimeter pada kaki kanan korban. Pun, petugas mengamankan barang bukti berupa seutas kawat sepanjang lima meter, batang bambu, dan satu set lampu. ‘’Dari hasil olah TKP, korban meninggal murni karena tersengat listrik jebakan tikus,’’ bebernya.

Pudjianto menyayangkan banyaknya petani yang tewas tersengat jebakan tikus. Padahal, sosialisasi tentang larangan penggunaan jebakan tikus beraliran listrik gencar dilakukan. Pun, mereka yang melanggar terancam sanksi pidana seperti yang terjadi di Kecamatan Pangkur beberapa bulan lalu.

‘’Kami berharap petani tidak menggunakan jebakan tikus beraliran listrik demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain,’’ pungkasnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close