Jawa Pos Radar Madiun Resmi Meluncurkan E-paper

55

MADIUN – Industri media yang terus berkembang memaksa siapa pun yang berkecimpung di dalamnya untuk beradaptasi. Semangat itu kini dimiliki Jawa Pos Radar Madiun. Menyambut 2019, koran terbesar se-eks Karesidenan Madiun itu mulai serius menapak bisnis di dunia maya melalui lahirnya PT Madiun Intermedia Digital. ’’Perusahaan ini (PT Madiun Intermedia Digital, Red) ibarat rumah kedua bagi Jawa Pos Radar Madiun dalam beradaptasi menjawab tuntutan zaman,’’ kata Direktur Jawa Pos Radar Madiun Aris Sudanang.

Sabtu (1/12) hingga Minggu lalu (2/12) seluruh kru Jawa Pos Radar Madiun berkumpul dalam annual meeting 2018 di Telaga Ngebel. Objek wisata kebanggaan warga Bumi Reyog itu sengaja dipilih sebagai lokasi menancapkan resolusi di tahun depan. Untuk beradaptasi dan berkembang bersama-sama, menjawab tuntutan pembaca di era yang kini sudah serbadigital. Menurut Aris, kanal radarmadiun.co.id merupakan jawaban yang coba disuguhkan koran ini kepada pembaca setianya.

‘’Di samping menyajikan artikel secara online, juga akan ada e-paper koran Jawa Pos Radar Madiun. Dengan berlangganan, pembaca bisa membaca koran ini cukup melalui gadget,’’ jelasnya.

Pemred Ockta Prana menganalogikan bahwa pembaca saat ini adalah raja. Kebutuhan mereka yang terus berkembang harus mampu dipuaskan oleh media. Tak terkecuali Jawa Pos Radar Madiun. Dia lantas mengutip pemberitaan liputan khusus (lipsus) koran ini edisi Sumpah Pemuda, 28 Oktober lalu, yang mengupas seputar penggunaan Bahasa Indonesia di era kekinian. ’’Bahasa bisa ditengok dari zamannya. Begitu pula koran, tengoklah koran dari zamannya. Jadi, media harus berkembang untuk dapat memenuhi tuntutan pembaca secara maksimal,’’ ujar Ockta.

Sumber daya manusia (SDM) Jawa Pos Radar Madiun juga disiapkan untuk merealisasikan mimpi merambah bisnis dunia maya. Seluruh kru koran ini, Sabtu hingga Minggu lalu, dibuat bahagia lewat berbagai kegiatan selama annual meeting. Project Officer Jawa Pos Radar Madiun Annual Meeting 2018 Wahyu Budianto sengaja memaksa para karyawan untuk memutus urat malu dan tertawa terbahak-bahak bersama.

Mulai lomba akustik penuh lelucon namun sarat pesan hingga outbound pada Minggu pagi yang semakin membuat karyawan terpingkal-pingkal. Rangkaian acara ditutup dengan pesta durian. ‘’Seluruh rangkaian kegiatan ini memiliki pesan untuk semakin mempererat kekompakan seluruh karyawan. Karena untuk bisa mencapai hal-hal luar biasa, butuh kekompakan,’’ pesan Wahyu.

Annual Meeting 2018 juga dimeriahkan gowes bareng Radar Madiun Cycling Club (RMCC), Banjarejo Road Bike (BRB), serta belasan cyclist dari Madiun sekitarnya. Mereka gowes bersama dari kantor Jawa Pos Radar Madiun menuju Telaga Ngebel. Kasatlantas Polres Madiun Kota AKP Affan Priyo Wicaksono yang ikut gowes dibuat ngos-ngosan. Namun, dia terkesan dengan rute yang ditempuhnya. ‘’Tanjakan-tanjakannya menyiksa. Luar biasa,’’ ungkapnya. (naz/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here