Magetan

Jaringan Tersambar Petir, LPSE Sempat Error, Lelang Ditunda

MAGETAN – Sejumlah paket pengadaan barang dan jasa mengalami keterlambatan menyusul kerusakan pada sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkab Magetan. Akibat kerusakan sistem tersebut, lelang penawaran untuk proyek pembangunan barak Sabhara Polres Magetan terpaksa tertunda. ‘’Ada kendala. Menurut informasi, jaringannya tersambar petir,’’ kata Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Magetan Ari Budi Santosa kemarin (26/2).

Kondisi serupa juga berlaku pada rencana pelelangan pengadaan lift RSUD dr Sayidiman. Seharusnya lelang barang itu sudah bisa dilakukan saat ini. Namun, karena ada kendala tersebut, pihaknya terpaksa menunda sementara. ‘’Ada organisasi perangkat daerah (OPD) lain juga sudah melampirkan dokumen lelang tapi harus ditunda (pelelangannya, Red),’’ ujarnya.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Diskominfo Magetan Suwata berdalih masalah jaringan LPSE sebenarnya telah selesai diperbaiki. Sebelumnya, server sempat mengalami gangguan karena tersambar petir sekitar dua pekan lalu. ‘’Sudah tidak ada masalah dengan jaringan,’’ katanya.

Dia mengungkapkan, kerusakan server LPSE sebelumnya juga telah disampaikan ke seluruh OPD. Hal tersebut bertujuan agar OPD bisa berancang-ancang membuat penyusunan lelang untuk paket kegiatan lainnya. ‘’Sudah bisa, lancar kok,’’ ujar Suwata.

Pihaknya tak menampik sempat menerima pengaduan dari para kontraktor yang hendak mengajukan penawaran melalui sistem LPSE. Mereka mengeluhkan tidak bisa meng-upload dokumen penawaran lelang karena dikira jaringan internet mengalami trouble. ‘’Ternyata setelah dicari tahu, masalah bukan pada jaringan (internet). Tapi, aplikasinya,’’ jelas Suwata.

Menurut dia, aplikasi itu dikelola oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Hanya, sempat terjadi high traffic saat aplikasi itu mulai dibuka. Banyak penawaran masuk secara serentak. Sehingga, menyebabkan aplikasi error. Kendati begitu, Suwata menganggap hal tersebut wajar. ‘’Kalau LKPP, itu kewenangan pusat. Kami hanya pada jaringannya,’’ pungkasnya. (bel/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close