MadiunPendidikan

Jangan Gagal Perpus Digital

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Indeks minat baca warga Kota Madiun ditarget meningkat. Setelah pemkot meluncurkan 75 perpustakaan digital sekolah dan perguruan tinggi. Keberadaannya diharapkan bisa mempermudah pelajar dan masyarakat memperoleh layanan literasi. ‘’Indeks minat baca di kisaran 74 persen, target meningkat minimal 85 persen tahun depan,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi Kamis (24/10).

Maidi tidak ingin fasilitas tersebut muspro. Dengan kata lain gagal mengerek indeks minat baca. Demi mendukung itu, mal dituntut menyediakan perpustakaan. Sehingga para pengunjung tidak hanya berbelanja, tapi juga mau membaca. Penekanannya, pergi ke perpustakaan atau membaca buku bukan kewajiban, melainkan kebutuhan. ‘’Membaca mampu mengubah kualitas hidup seseorang,’’ ujarnya.

Pemkot punya koleksi lima ribu buku digital yang bisa diakses kapan saja dan di mana pun lewat aplikasi. Modernitas tersebut tujuannya menciptakan sumber daya manusia (SDM) warga Kota Pendekar yang unggul. ‘’Warga Kota Madiun harus kaya ilmu dan skill. Induk di pemerintahan sudah, tinggal nanti dikembangkan,’’ paparnya seraya menyebut sejumlah kantor organisasi perangkat daerah (OPD) telah memiliki perpustakaan mini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur Abdul Hamid memuji capaian indeks minat baca Kota Madiun. Sebab, secara umum melebihi indeks minat baca Jatim 74,1 persen dan indeks nasional 52 persen. ‘’Membaca itu penting. Bisa mengubah hidup seseorang dari menderita ke sejahtera dan dari miskin menjadi kaya,’’ bebernya.

Menurut Hamid, tidak banyak daerah yang mampu berinovasi lewat perpustakaan digital. Kota dan kabupaten lainnya diharapkan bisa meniru. Sebab, efeknya akan mendongkrak indeks minat baca nasional. ‘’Fasilitas penting untuk publik,’’ sebutnya.

Pemprov tidak mau kalah. Daerah tingkat I pun segera membagikan 30 ribu buku untuk menambah koleksi perpustakaan daerah. (kid/c1/cor) 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close