AdvertorialNgawi

Jamus 100 Km, Wisata Cycling Bintang Lima

NGAWI, Jawa Pos Radar NgawiEvent Jamus 100 Km memberi bonus yang tidak terduga. Bukan sekadar merasakan tanjakan-tanjakan legendaris, tetapi para cyclist juga bisa bertemu dengan banyak pembalap profesional. Tentu itu membantu meningkatkan kemampuan, apalagi menghadapi lomba yang berlangsung di ketinggian normal.

Jadi, ketika berada di sekitar Jamus, mereka bisa berwisata cycling. Di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Para cyclist yang berjumlah ratusan dari berbagai daerah itu bisa memandang hamparan kebun teh seluas 482 hektare.

Lelah yang dirasakan karena harus mengayuh sejauh 100 Km lenyap seketika sesampainya di Jamus. Semua cyclist mengaku happy. Karena rute yang disuguhkan tergolong variatif. Ada flat, ada tanjakan. Tanjakannya pun macam-macam. Ada yang tanjakan curam, landai tapi agak panjang, rolling, dan naik turun.

[smartslider3 slider=11]

Bahkan, Bupati Budi ”Kanang” Sulistyono menyebut ajang Jamus 100 Km tahun ini lebih komplet. Dari situ, dia bisa mengenalkan lebih dalam potensi Ngawi kepada para cyclist. ‘’Melalui event ini, kami memang berupaya untuk mengangkat nama Ngawi. Khususnya pada sektor pariwisatanya,’’ ujarnya.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Ngawi Raden Rudi Sulisdiana menyebut rute kali ini berpotensi besar untuk menjadi rute cycling utama dan favorit di Jatim. Dia berharap para peserta tidak kapok. ‘’Jamus 100 Km ke depan bisa menjadi event balap sepeda nasional,’’ katanya.

Pun Jamus 100 Km bisa menjadi tolok ukur penyelenggaraan Tour de Indonesia. Bahwa di Ngawi banyak rute yang menantang dan perlu dijajal oleh para cyclist internasional.

Selain itu, apresiasi patut diberikan kepada para pelajar di Ngawi yang ikut menjadi peserta Jamus 100 Km pada kategori fun bike. Hal tersebut membuktikan bahwa kampanye gerakan bersepeda di Ngawi tergolong berhasil. ‘’Saya berharap ke depan mereka mulai tertarik untuk mengikuti Jamus 100 Km. Terserah mau ikut (kelas) MTB atau road bike,’’ ujar Direktur Jawa Pos Radar Madiun Aris Sudanang. (tif/c1/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close