NgawiSport

Jamus 100 Km: Melawan Dominasi Cyclist Luar Daerah

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Gelar Queen of Mountain (QoM) Jamus 100 Km diprediksi bakal menjadi rebutan cyclist luar daerah. Dari 13 peserta kategori women open, tiga nama diunggulkan meraih podium tertinggi. Sri Suyamti dari SCC Happy Monday Team Solo disebut-sebut memiliki peluang terbesar menjadi jawara. Disusul Maria Dea dari RBCS PVR Solo dan Siti Widodo dari KHEPOCC.

Kendati menjadi unggulan teratas, Sri Suyamti enggan jemawa. Menurutnya, semua lawannya di kategori women open memiliki peluang sama menjadi jawara. ‘’Tinggal usaha dan doanya saja, hasilnya dipasrahkan kepada Tuhan,’’ ujarnya saat dihubungi Radar Ngawi Kamis (17/10).

Suyamti mengaku persiapan menghadapi Jamus 100 Km 2019 tidak maksimal karena terbentur pekerjaan di kantor. Meski begitu, dia berjanji tampil all-out pada race besok. ‘’Apa pun hasil yang akan didapat nanti, yang penting sudah berusaha semaksimal mungkin,’’ ucap jawara Srambang KOM Challenge 2018 itu.

Maria Dea, cyclist unggulan lainnya, mengaku bakal turun dengan kepercayaan diri penuh. Pun, memasang target meraih podium. Minimal juara III seperti yang diraih dalam Srambang KOM Challenge 2018. ‘’Latihan rutin dan jaga kesehatan saja,’’ ujarnya.

Lantas, bagaimana peluang cyclist lokal? Nama Dini Egar dari Srikandi CC dan Royin Yuni Safitri dari Dwi Jaya Bike Madiun diprediksi bakal turut mewarnai persaingan perebutan QoM kategori women open. Namun, peluang untuk naik podium cukup berat jika ketiga cyclist unggulan tersebut tampil dalam performa terbaik. ‘’Kalau ada kategori khusus untuk pembalap lokal, masih ada harapan lah,’’ kata Dini. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close