Magetan

Jalur Pendakian Puncak Lawu Ditutup Sementara

Sebelas Pendaki Gagal Muncak

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Sebanyak 11 pendaki gagal muncak Gunung Lawu pada momen HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Senin lalu (17/8). Mereka cedera sehingga harus dievakuasi ke Pos Induk Cemoro Sewu. ‘’Mereka naik sejak Sabtu (15/8) dan Minggu (16/8),’’ kata Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan Ari Budi Santosa Selasa (18/8).

Ari menyebut, sebagian dari mereka kondisinya masih memungkinkan turun sendiri. Namun, ada juga yang harus dievakuasi karena perlu mendapat penanganan medis. Umumnya, kaki terkilir. Paling kritis Daus yang kambuh asam lambungnya. Rombongan dari Madura itu pun menghentikan pendakiannya di sekitar Watu Jago. Petugas lantas menggunakan motor trail untuk naik dan mengevakuasi. ‘’Sekitar pukul 22.19 dibawa ke puskesmas terdekat,’’ terangnya.

Hingga pukul 23.05 Senin (17/8), tercatat 1.300 pendaki yang turun. Masih terisa 219 pendaki. Sampai berita ini ditulis, Perhutani menutup jalur pendakian via Cemoro Sewu untuk sementara. Tujuannya, menghindari antrean para pendaki dan kepadatan jalur. ‘’Berbahaya jika terus ada yang antre mendaftar,’’ ungkap Wakil Adm Perhutani Lawu Ds Mulato Joko Suntoro.

Pihaknya mengerahkan tim untuk memandu para pendaki. Di setiap pos bersiaga tim gabungan dari Perhutani, BPBD, dan beberapa relawan. ‘’Kami imbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,’’ ujarnya.

Rencananya, jalur pendakian bakal dibuka kembali pada 20 Agustus mendatang. Yakni pada momen peringatan tahun baru Islam 1 Muharam. Kemungkinan ada banyak pegiat ritual yang bakal mendaki. Pihaknya tetap waspada mencegah penumpukan pendaki di pintu masuk. ‘’Kejadian seperti kemarin jangan sampai terulang kembali,’’ harapnya.  (fat/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close