Jalur Ngawi-Caruban Banyak Lubang

142

NGAWI – Kondisi jalur nasional Ngawi-Caruban dikeluhkan pengguna jalan lantaran banyak lubang. ‘’Ranjau’’ yang bertebaran itu tak pelak membahayakan pengendara. Apalagi, tidak sedikit lubang yang berukuran cukup besar dan dalam. ‘’Sepeda motor bisa jatuh kalau tidak hati-hati,’’ kata Ari Siswanto, salah seorang warga yang sedang melintas, kemarin (28/2).

Ari mengaku kurang tahu persis kapan jalan itu mulai rusak dan berlubang. Yang jelas, kata dia, sejak memasuki musim hujan beberapa bulan lalu kerusakannya semakin parah. ‘’Ada juga yang ambles karena saking seringnya dilalui kendaraan berat,’’ ujarnya.

Dia berharap, pemerintah tidak tinggal diam dengan kondisi jalan tersebut. Setidaknya, dilakukan perbaikan dengan cara ditambal. ‘’Jangan menunggu ada korban atau aksi baru bertindak,’’ ucapnya kepada Radar Ngawi dengan nada ketus.

Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi Mohammad Sadli mengatakan, pemeliharaan maupun perbaikan jalan nasional itu bukan kewenangan daerah. ‘’Tapi kewenangan pihak KemenPUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Red,’’ tuturnya.

Pantauan wartawan koran ini, dari arah perempatan Karangasri hingga lampu merah pertigaan Tawun saja, sedikitnya ada sepuluh lubang. Beberapa di antaranya dengan diamater mencapai satu meter dan kedalaman lebih dari 10 sentimeter. Kemarin, sejumlah lubang oleh warga ditutup dengan tanah dan daun-daunan agar tidak mencelakai pengguna jalan.

Selain di jalur tersebut, kerusakan serupa terlihat di Jalan Ring Road Timur masuk Desa Kandangan, Ngawi. Sebagian lubang sudah ditambal, sisanya dibiarkan menganga.

Belum lama ini, warga sempat menanami lubang jalan yang cukup dalam dengan pohon pisang. Setelah fotonya beredar di media sosial, pihak terkait langsung melakukan penambalan. Sayangnya, tidak dilakukan secara merata sehingga sampai saat ini masih banyak ditemukan lubang. (tif/isd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here