Jalan Rusak Bakal Ditambal Sulam

50

MADIUN – Jalan rusak di ruas Madiun-wonoasri membuat warga Ngadirejo gerah. Jalan berlubang dan digenangi air itu membuat masyarakat setempat protes hingga menuliskan kata-kata bernada sindiran yakni ‘’jalan rusak tuman’’  tulisan bercat putih di papan kayu itu terlihat mencolok.‘’Yang paling parah ya titik ini,’’ ungkap Ninik, warga setempat.

Ninik mengatakan jika warga sekitar tanda protes itu sengaja di pasang di dekat lubang  paling dalam. Sebab, pengguna jalan kerap tak melihat kedalam lubang karena tergenag guyuran air hujan. ‘’Mereka mengira kalau itu nyembong biasa, gak terlalu dalam. Akhrinya, karena masih kencang lajunya, mereka jatuh terkena lubang itu,’’ katanya.

Kata dia, keadaan terparah ketika banjir yang melanda kawasan itu pada Selasa (26/3) lalu. Terhitung ada dua puluh lebih lubang yang ada di jalan itu. Paling parah kerusakan jalan di dusun Templek RT 15. Beberapa pengguna jalan memilih untuk melintasi pinggiran jalan yang justru tidak berair.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten madiun Heru Sulaksono mengungkapkan jika jalan tersebut berstatus jalan kabupaten yang berada di bawah kewenangan pihaknya. Sementara pihaknya bakal melakukan pemeliharaan dalam waktu dekat. ‘’Berupa penambalan, sudah kami jadwalkan,’’ ungkapnya.

Dia membeberkan kalau jalan itu bakal ditingkatkan. Pihaknya sudah mengusulkan untuk menggunakan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2020 nanti. Meski begitu Heru belum menyebut berapa besaran anggaran yang dibutuhkan. Termasuk panjang jalan yang bakal ditingkatkan kualitasnya. ‘’Kita baru usulkan, belum bernai bilang soal tepatnya berapa,’’ katanya. (fat/pra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here