Mejayan

Jalan Raya Caruban Butuh Perbaikan

Media Hancur, Pot Rusak

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Jalan Raya Caruban tak sedap dipandang. Sebab, pot tanaman di median pembatas jalan pecah. Pantauan koran ini, kerusakan pot tersebar di beberapa titik.

Mulai depan kantor Desa Mejayan, BPR Arta Pamenang, Mejayan Taman Asti, dan kantor notaris PPAT Lik Wahyuningsih. Rata-rata kerusakannya membuat tanah di dalam pot dan akar tanaman terlihat dari luar. Median jalan di depan Rest Area Pasar Burung Caruban juga hancur. Sampai kini juga belum ada perbaikan.

‘’Kalau tanah dan akar tanaman itu sampai jatuh ke jalan, takutnya membahayakan pengendara,’’ kata Rachmad Hariyadi.

Seorang pengguna jalan yang kerap melintas itu berharap kerusakan lekas diperbaiki. Melihat skalanya yang tidak terlampau parah, perbaikannya tak memerlukan waktu lama dan biaya besar. ‘’Jangan dibiarkan saja, biar enak dilihat orang,’’ ujar pria 45 tahun itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun Edi Bintarjo menjelaskan perbaikan median jalan sejatinya telah direncanakan tahun ini. Namun, ditangguhkan lantaran anggarannya dialihkan untuk penanganan Covid-19. ‘’Kita upayakan perbaikan di tahun depan,’’ tuturnya.

Edi pun menjelaskan perbaikan pot membutuhkan waktu tidak sebentar. DLH perlu memetakan tingkat kerusakan secara keseluruhan. Agar perbaikannya kelak tidak serampangan. ‘’Kami pesan ke pembuat pot dengan model sama dan jumlah yang banyak. Itu juga memerlukan waktu lama,’’ pungkasnya. (mg4/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close