Jalan Minim Penerangan, Beat Seruduk Tronton Mogok

155

PACITAN – Agus Purwanto dobel apes kemarin (27/12). Pertama, truk tronton yang dikemudikannya mogok hingga dia terlambat mengantar barang. Kedua, warga Trowulan, Mojokerto, itu juga harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, truk nopol B 9941 QZ itu diseruduk sepeda motor dari belakang. ‘’Truk berhenti di pinggir jalan. Tapi, karena kurang penerangan dan tanda, dari belakang ditabrak sepeda motor,’’ kata Kanit Laka Polres Pacitan Ipda Amrih Widodo kemarin (27/12).

Amrih mengungkapkan, kejadian berawal saat Agus hendak kembali ke Mojokerto setelah mengambil barang pesanan di Ploso, Pacitan. Sekitar pukul 03.00 dini hari, truk mogok di Jalan Gatot Subroto. Tak jauh dari Pasar Minulyo, Pacitan. Lantaran terhenti di bahu jalan, Agus berinisiatif memasang tanda berhenti dan menyalakan lampu sein. Namun, lantaran tanda kurang jelas dan nyala lampu yang tak terlalu terang diduga membuat kendaraan tak jelass terlihat. ‘’Apalagi saat itu sedang hujan,’’ ujar Amrih.

Tak lama berselang, dari arah yang sama, Bina Pratama, 17, warga Dusun Salamrejo, Desa/Kecamatan Kebonagung, Pacitan,  melaju mengendarai sepeda motor Honda Beat. Saat itu, dia usai menjemput ayahnya dari Terminal Bus Pacitan. Lantaran gelap, dia tak menyadari ada truk mogok. Sehingga menabrak truk dari belakang.

Akibatnya, Honda Beat warna putih biru itu rusak parah bagian depannya. Pun  bodi motor nopol AE 4791 XX itu penyok. Sementara Bina harus menjalani rawat inap di RSUD dr Darsono Pacitan lantaran retak di bagian hidung serta dagunya. Sedangkan ayahnya Heri Purwanto yang dibonceng mengalami lecet di pelipis kanan. ‘’Rencananya akan segera dioperasi,’’ tuturnya. (mg6/c1/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here