Madiun

Jalan Bader bak Padang Pasir

Proyek Peningkatan Jalan Menunggu Giliran Diaspal

MADIUN, Radar Caruban – Ruas jalan Desa Bader, Dolopo, Kabupaten Madiun, bak padang pasir dalam beberapa hari terakhir. Debu bertebaran dampak proyek peningkatan jalan desa setempat yang belum kelar. Kondisi itu membuat sejumlah warga terganggu. ‘’Jadi tidak nyaman,’’ kata Nur Kholis, pedagang makanan desa setempat, Rabu (20/11).

Ruas jalan akses menuju objek wisata Telaga Ngebel, Ponorogo, itu belum diaspal. Sepanjang sekitar satu kilometer sejak perbatasan dengan Desa Candimulyo ke timur permukaannya masih berupa pasir dan batu kerikil. Debu beterbangan kala kendaraan melintas. Debu kian pekat ketika yang lewat mobil dan dump truck pengangkut pasir dari tambang tidak jauh dari lokasi.

Para pemotor yang tak mengenakan masker harus menutup mulut dan hidungnya dengan telapak tangan. Beberapa menggunakan ujung kaus sebagai penutup. Kemarin siang, tidak terlihat aktivitas pengerjaan. Sejumlah alat berat dan truk molen parkir di tepi jalan. Tidak ada papan penunjuk kegiatan di lokasi.

Nur menyebut, debu berpengaruh terhadap kesehatan. Terutama makanan olahan nasi pecel dan minuman yang dijualnya. Mengingat warungnya tepat di pinggir jalan itu. Tidak sedikit pembelinya mengeluh terganggu debu. Sehingga, dia harus rajin menyiram jalan dengan air. ‘’Biar tidak parah debunya,’’ ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa kondisi tersebut berlangsung sejak tiga hingga empat hari lalu. Pihak pelaksana telah memberi informasi perihal gangguan tersebut. Pengaspalan belum bisa dilakukan karena masih perlu mengecek ketebalan lapisan jalan. Rekanan menjanjikan dilakukan kemarin. Namun, hingga siang belum ada tanda-tanda pekerjaan dimulai. ‘’Sampai hari ini (kemarin, Red) belum ada pengaspalan,’’ ungkapnya.

Ricky Setiawan, salah seorang pemotor, mengatakan bahwa selain terganggu pernapasannya, laju kendaraan juga tidak stabil. Lantaran permukaan jalan yang masih berupa pasir dan kerikil. ‘’Semoga cepat diaspal,’’ harap warga Desa Suluk, Dolopo, tersebut.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Madiun Heru Sulaksono belum bisa berbicara banyak. Alasannya, masih dinas luar kota. Dia menyebut pengaspalan ruas masih menunggu giliran. ‘’Tolong warga sedikit bersabar,’’ pintanya. (cor/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close