Jadi Kepanjangan Tangan Dinsos, Keberadaan TKSK Semakin Diakui

14
TELADAN: Nurul Kasanah, petugas TKSK Paron, ketika melaksanakan salah satu tugasnya sebagai kepanjangan tangan Dinsos Ngawi.

NGAWI – Keberadaan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) dinilai semakin mendapat pengakuan. Mereka menjadi garda terdepan penanganan masalah kesejahteraan sosial di masyarakat. Pun, sudah dianggap sebagai kepanjangan tangan dinas sosial (dinsos) di tingkat kecamatan. ‘’Dinas tidak bisa berdiri sendiri dan butuh TKSK untuk melaksanakan tupoksinya,’’ ujar Kepala Dinsos Ngawi Tri Pujo Handono Kamis (13/6).

Tri Pujo mengatakan, saat ini di Ngawi terdapat sebanyak 19 TKSK. Mereka tersebar di setiap kecamatan yang ada di Bumi Orek-Orek. Pun, sejauh ini dinilai mampu melaksanakan tugasnya dengan baik. ‘’Tapi, yang kinerjanya paling menonjol namanya Nurul Kasanah, TKSK dari Kecamatan Paron,’’ ungkapnya.

Menurut dia, selama ini Nurul menunjukkan loyalitas tinggi dalam melaksanakan tugasnya sebagai TKSK. Pun, selalu proaktif dan responsif terhadap setiap permasalahan di wilayah kerjanya. ‘’Semangatnya untuk melaksanakan tugasnya membantu masyarakat saya akui sangat tinggi,’’ pujinya.

Tri Pujo berharap para petugas TKSK lainnya mampu mencontoh apa yang dilakukan Nurul. ‘’Keberadaan TKSK itu sangat penting. Jika semua bisa meningkatkan kinerjanya hingga seperti Nurul, kami yakin akan lebih banyak masyarakat yang terbantu,’’ tegasnya.

Saat ditemui Radar Ngawi kemarin, Nurul mengaku selama ini menjalankan tugas sebagai TKSK sesuai panggilan jiwa. Dia merasa memiliki kewajiban membantu masyarakat, terutama para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) maupun potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS).

 ‘’Kalau tidak dari hati pasti berat, apalagi jika memikirkan soal materi,’’ tutur ungkap perempuan yang bertugas sebagai TKSK Paron sejak 2009 silam ini. (tif/isd/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here