Isu Agama Tak Efektif Bendung Kebersahajaan

28

RadarMadiun.co.id – Banyak faktor melatari keunggulan sang petahana di Mataraman. Pengamat politik lokal Kota Madiun Mudji Rahardjo menilai kesuksesan pembangunan dalam lima tahun terakhir jadi salah satu indikator yang ditimbang pemilih. ‘’Terutama, dari kalangan pemilih terpelajar. Sementara bisa dilihat, cukup banyak juga kalangan pemilih itu di Jatim, termasuk Mataraman,’’ ujarnya.

Menurut Mudji, kultur warga Mataraman juga memengaruhi keunggulan sementara Jokowi-Ma’ruf. Masyarakat Jatim, khususnya Mataraman, menyenangi sikap-sikap bersahaja seperti yang didemonstrasikan Jokowi selama memimpin. Terlebih, di tengah kondisi ekonomi yang sebenarnya tidak begitu apik. ‘’Track record jelas dilihat oleh masyarakat,’’ kata dia.

‘’Jokowi selama memimpin juga menunjukkan sikap-sikap bersahaja. Ini disukai warga Mataraman yang cenderung halus dalam bersikap. Menunjang beberapa kebijakan populis yang dieksekusi dengan baik,’’ imbuh akademisi Universitas Merdeka Madiun ini.

Berbagai keunggulan itu didukung mesin politik para partai pengusung yang berjalan moncer di Mataraman. Pengusung Jokowi- Ma’ruf di Mataraman adalah partai-partai penguasa. Di atas kertas, sejak jauh hari sudah cukup terlihat betapa kuatnya pemenangan Jokowi-Ma’ruf. ‘’Belum termasuk sosok di luar kepartaian yang ikut bergerak memenangkan. Di berbagai lini, upaya pemenangan paslon 01 ini luar biasa,’’ urai dosen ilmu hukum dan politik itu.

Di lain sisi, Prabowo-Sandi yang acap turun ke Mataraman tak cukup mampu menjadi pembeda. Meski tak dipungkiri, telah cukup mengatrol perolehan suara paslon 02 itu. Pengamat politik lokal Ponorogo Bambang Widiyahseno memandang, upaya Prabowo-Sandi layak diapresiasi. ‘’Dengan hanya empat partai pengusung, perolehan suara Prabowo-Sandi (berdasar real count) cukup tinggi, ini tentu layak diapresiasi karena mereka menghadapi banyak hambatan,’’ kata dia.

Pasalnya, lanjut Bambang, Prabowo-Sandi menghadapi kondisi yang tidak mudah dalam mengarungi pilpres. Mereka menghadapi petahana yang namanya cukup harum di Jatim. Termasuk Mataraman. Sementara, upaya Prabowo-Sandi dalam menghimpun dukungan lewat isu-isu agama kurang efektif. ‘’Yang bisa diikat tidak sampai masyarakat di tingkat terbawah. Ini sudah ditutup lewat kunjungan-kunjungan ke sejumlah daerah termasuk di Ponorogo. Tapi, memang tak cukup efektif,’’ pungkasnya. (naz/sat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here