AdvertorialPonorogo

Ipong Raih Dwija Praja Nugraha dari PB PGRI

Guru-Siswa Wajib Mendapat Perhatian Pemerintah

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Beragam jurus dilancarkan Pemkab Ponorogo di bawah kepemimpinan Bupati Ipong Muchlissoni dan Wakil Bupati (Wabup) Soedjarno dalam memajukan pendidikan. Sebab, salah satu kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Bumi Reyog adalah melalui pendidikan. ‘’Baik guru maupun siswa harus mendapat perhatian yang baik dari pemerintah,’’ kata Ipong Senin (17/8).

Di era pemerintahan Ipong-Soedjarno, untuk kali pertama para guru madrasah diniyah (madin), guru swasta, dan guru pendidikan anak usia dini (PAUD) diperhatikan. Mereka mendapat insentif tahunan Rp 1,2 juta. Total penerima dari ketiga kelompok guru tersebut 8.234 orang. ‘’Ini bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan mereka,’’ terangnya.

Pelajar di Bumi Reyog juga mendapat berbagai bantuan. Pertama, bantuan khusus siswa miskin (BKSM). Nominalnya Rp 175 ribu, ditujukan kepada 43.633 siswa miskin di jenjang SD dan SMP. Tujuannya, mencukupi kebutuhan peralatan sekolah. Kedua, bantuan 474 anak berkebutuhan khusus (ABK). Nominalnya Rp 800 ribu untuk siswa SD, Rp 900 ribu untuk siswa SMP, dan Rp 1 juta untuk siswa SMA.

Di era pemerintahan Ipong-Soedjarno pula, pemkab menerbitkan surat perintah tugas (SPT) kepada guru tidak tetap (GTT). SPT berguna bagi GTT sebagai syarat menempuh sertifikasi. Harapannya, kesejahteraan mereka meningkat setelah menerima tunjangan sertifikasi. ‘’Guru-guru di Ponorogo juga terus ditingkatkan kompetensinya melalui berbagai program sharing dengan pemerintah pusat,’’ jelasnya.

Tahun ini, pemkab menerapkan sistem online dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Inovasi tersebut untuk mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan di Bumi Reyog. Berbagai perhatian yang ditunjukkan membuat Ipong diganjar penghargaan Dwija Praja Nugraha dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI). ‘’Di masa pandemi Covid-19 ini, siswa, guru, dan seluruh masyarakat harus tetap semangat. Pandemi tidak boleh jadi halangan untuk terus menimba ilmu,’’ ujarnya. (naz/c1/sat/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close