Ponorogo

Ipong Ajak Lebih Waspadai OTG, Bisa Siapa Saja di Mana Saja

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Orang tanpa gejala (OTG) patut diwaspadai. Sebab, mereka bisa siapa saja dan di mana saja. Kasus positif Covid-19 baru dari Balong contohnya. Tidak ada riwayat perjalanan dari luar daerah, ternyata positif. ‘’OTG bisa anda, saya, keluarga atau teman kita, atau orang yang ditemui di mana saja,’’ kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni Selasa (23/6).

Menurut Ipong, kasus sebelumnya didominasi imported case. Sedangkan mahasiswi 23 tahun asal Ngraket, Balong, itu baru terungkap positif Covid-19 saat mengajukan tes kesehatan untuk kembali ke kampusnya. ‘’Padahal sejak tiga bulan di rumah saja karena penerapan kuliah dari rumah. Selama ini juga tidak pernah mengeluhkan apa-apa,’’ bebernya.

Pada 19 Juni lalu mahasiswi tersebut melakukan rapid test di salah satu rumah sakit. Sebagai syarat untuk kembali ke kampus. Ternyata, hasilnya reaktif. Dia pun menjalani pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR). Hasilnya positif. ‘’Selama tiga bulan, dia hanya beberapa kali beraktivitas di luar rumah untuk belanja atau bertemu saudara dan teman-temannya,’’ ungkap Ipong.

Karena itu, lanjut bupati, masyarakat perlu mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Zona kuning bukan berarti masyarakat bisa semakin santai. ‘’Jangan karena sudah zona kuning, masyarakat lalai terhadap protokol pencegahan Covid-19,’’ tegasnya mengingatkan.

Sampai pukul 18.00 kemarin, total kasus positif Covid-19 di Ponorogo ada 38. Terperinci, 13 pasien menjalani isolasi di rumah sakit. Sebanyak dua penderita positif Covid-19 meninggal dunia. Serta, 23 orang dinyatakan sembuh. ‘’Disiplin mematuhi protokol pencegahan Covid-19 adalah kunci. Jangan sia-siakan pengorbanan kita selama tiga bulan terakhir. Karena semua orang bisa berisiko tertular dan menularkan,’’ terangnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close