Madiun

Investasi Insani, Start Up Tak Melulu Teknologi

Hablana Nur Amanah dipercaya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkonifo) mengembangkan bisnis start up di kalangan anak muda. Lewat program inovative academy yang berpusat di kampusnya Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta. Dari sana pula, dia berkesempatan menjadi Manajer Human Resources di Nusantera.

Aktivitas super padat sambil kuliah itu telah dilakoninya sejak Februari tahun lalu. Mengharuskan dara manis asli Dolopo ini harus pandai membagi waktu. ‘’Sejak semester dua, saya tergabung di jajaran direksi,’’ terang mahasiswi 20 tahun ini.

Hal yang membuatnya rela bersibuk-sibuk ria karena bosan dengan kuliahnya yang linear dengan penjurusan semasa di SMKN 4 Madiun. Semasa sekolah dia belajar tata boga dan kini kuliah di jurusan pariwisata. ‘’Saya lebih suka part time, karena tidak tertarik ikut organisasi mahasiswa,’’ tegasnya.

Kerja paro waktu di perusahaan start up memberikannya banyak pelajaran berharga. Beberapa proyek di vendor teknologi yang digelutinya telah menghasilkan smartlock. Kunci otomatis yang terhubung dengan bluetooth, Internet of Things (IOT) dan global positioning system (GPS). Serta healthcare system —digitalisasi kerja di rumah sakit maupun smart building yang membangun suatu kesatuan padu mewujudkan bangunan cerdas. Dilengkapi smart camera untuk menganalisa orang-orang dan keamanan hingga memantau ketersediaan listrik, air dan gas di dalam bangunan. ‘’Di Nusantera, saya membawahi 20 karyawan dan 11 magang,’’ tuturnya.

Di Nusantera, Lana terlatih mendalami psikologi karena harus paham karakter banyak orang. Turut memikirkan persoalan dan memberikan solusi pemecahannya. ‘’Itu tantangan banget. Kerja itu tak sekadar mengurus dokumen. Investasi paling besar di suatu perusahan itu justru terletak pada sumber daya manusia,’’ ungkapnya. (fat/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close