Inspektorat Kirim Tim ke Rumah PNS Satpol PP yang Lama Bolos Kerja

108

MAGETAN – Karir ISW, oknum PNS yang berdinas di Satpol PP dan Damkar Magetan, terancam. Itu tak lepas dari ulah tidak terpujinya karena membolos kerja lebih dari tiga bulan. Dua surat pemanggilan yang dilayangkan Inspektorat juga tidak digubris. ’’Kami kirim tim ke rumah ISW,’’ kata Inspektur pada Inspektorat Magetan Mei Sugiarti.

Hasil pemeriksaan di keluarga ISW akan dicermati dulu. Sebab, nantinya akan menjadi bahan pertimbangan Inspektorat untuk pemberian sanksi. Mei masih belum mau membocorkan sanksi apa yang akan direkomendasikannya kepada Bupati Magetan Suprawoto terhadap oknum PNS yang membolos lebih dari tiga bulan itu. Sanksi pasti mendasar pada aturan yang berlaku, yakni PP 53/2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. ’’Tidak bisa serta merta langsung diberi sanksi. Dicermati dulu,’’ ujarnya.

Mei mengatakan, Inspektorat bakal menindak tegas oknum PNS yang nakal. Itu memang bagian dari pengawasan yang dilakukannya. Juga, sebagai indikasi APIP sudah hadir dan mengawal kedisiplinan PNS. Ke depan akan menjadi upaya Inspektorat Kabupaten Magetan dalam membina para PNS. Agar mereka tidak main-main dengan disiplin PNS. ’’Ini juga bagian dari reformasi birokrasi,’’ sambung Mei.

Kasi Pengawalan dan Pengamanan Satpol PP dan Damkar Magetan Dandun Widya Kusuma mengamini adanya langkah Inspektorat ke kediaman ISW. Dia juga mengantar APIP ke rumah ISW. Hanya istri, anak, dan mertua ISW yang berada di rumah. Sedangkan ISW tidak tampak. ’’Surat pemanggilan ketiga kami antarkan. Waktu itu yang menerima istri dan ibu mertuanya,’’ katanya.

Sebagai atasan langsung ISW, Dandun bukannya diam saja dengan ulah salah satu anggotanya itu. Setelah rajin mbolos, Dandun berusaha menghubunginya. Namun, belakangan nomor telepon ISW tidak aktif. Pihak keluarga ternyata juga kesulitan menghubungi. Sekalinya telepon, nomornya berbeda dari sebelumnya. ’’Sekarang ini istrinya juga menunggu karena tidak tahu berada di mana,’’ terangnya.

Diketahui ISW sudah membolos hingga tiga bulan lebih. Sebelum ditangani Inspektorat, sudah ada pembinaan yang dilakukan pihak satpol PP dan damkar. Mulai teguran lisan hingga tertulis berupa pernyataan tidak puas. Namun, hal itu tidak membuat ISW kembali ngantor. Hingga akhirnya, Kasatpol PP dan Damkar Magetan Chanif Tri Wahyudi angkat tangan dan menyerahkannya kepada Inspektorat Kabupaten Magetan. ’’Harus  ditindak tegas oknum yang nakal, supaya tidak menjadi contoh anggota lain,’’ pungkasnya. (bel/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here