Ponorogo

Insentif Guru Madrasah Diniyah Ponorogo Bakal Cair

‘’Tahun depan kami upayakan seluruh guru madin dapat terkover,’’ Endang Retno Wulandari, Kadindik Ponorogo

PONOROGO, Radar Ponorogo – Guru madrasah diniyah (madin) Ponorogo mendapat rejeki nomplok jelang akhir tahun. Itu menyusul rencana pemkab mencairkan insentif mereka dalam waktu dekat. Total alokasi anggaran insentif guru madin mencapai Rp 4,6 miliar. ‘’Karena sebagian belum mempunyai rekening Bank Jatim, saat ini dibukakan satu per satu. Prinsip tinggal pencairan,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo Endang Retno Wulandari Kamis (21/11).

Berdasarkan catatanya ada sekitar lima ribu guru madin yang bakal menerima insentif. Masing-masing memperoleh Rp 100 ribu per bulan. Mekanisme pencairannya setahun sekali. Sehingga besaran total insentif yang diterima mencapai Rp 1,2 juta per orang. ‘’Dengan jumlah lima ribu sekian penerima, tidak mungkin dalam waktu singkat mencairkan. Harus buka rekening dulu seluruhnya,’’ terang mantan kepala disperkim itu.

Retno mengaku program ini sudah bergulir dua tahun. Hasilnya, para guru madin menyambut positif. Sekalipun nilai insentif yang mereka terima tak begitu besar. Namun, dia mengungkapkan setidaknya bisa membantu ekonomi para guru madin.

Bahkan, pihaknya berencana menambah jumlah penerima tahun depan. ‘’Jumlah guru diniyah yang terdata ada 7.222. Jika jumlahnya sebanyak itu, maka diperlukan anggaran sekitar Rp 8,6 miliar. Ini tahun depan kami upayakan seluruh guru diniyah dapat terkover,’’ jelasnya. (naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close