Madiun

Inovatif, Tips Hidup Mandiri saat Pandemi dengan Tanam Hidroponik

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pandemi Covid-19 menumbuhkan budaya menanam tanaman hidroponik. Metode tanam tanpa media tumbuh dari tanah itu digadang-gadang sebagai solusi ketahanan pangan di masa pandemi.

Nurul Hidayati, 43, warga Desa Pagotan, Geger, Kabupaten Madiun, mulai menekuni hidroponik sejak suaminya dirumahkan dari kantor tempatnya bekerja. ‘’Mulai mencoba dua bulan lalu karena wabah korona,’’ katanya Rabu (24/6).

Nurul memanfaatkan kolam ikan di rumah yang terbengkalai. Ukurannya 3,5 meter x 6 meter. Di dalamnya diletakkan paralon rakitan untuk menanam berbagai sayuran. Seperti kangkung, selada, dan cabai rawit. ‘’Kangkung sudah tiga kali panen,’’ ungkapnya.

Tanaman hidroponik mencukupi kebutuhan makan Nurul dan keluarga. Jika ingin memasak tinggal memetik sayur. Pengeluaran terpangkas karena tidak perlu beli. Sejak itu, dia jarang keluar rumah. Mengurangi intensitas bersosial sesuai anjuran pemerintah. Nurul pun bisa hidup mandiri di masa pandemi. ‘’Inisiatif saya sendiri, karena sulit sekali memenuhi kebutuhan saat korona,’’ ujarnya.

Nurul menambahkan, air kolam sebagai media utama hidroponik dijadikan tempat memelihara ikan gurami. Jumlahnya sekitar 600 ekor. Kotoran ikan menjadi asupan nutrisi bagi tanaman. Sebaliknya, panen lebih kangkung dan selada bisa dijadikan pakan ikan. ‘’Jadi, saling berkaitan,’’ jelasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Madiun Lilin Syarifah Aniesah mengapresiasi warga bertanam hidroponik. Pihaknya telah memprogramkan pengembangan pekarangan pangan lestari (P2L). Program itu belum berjalan karena masih pengesahan anggaran. ‘’Kalau program di tengah pandemi sementara ini belum ada,’’ ujarnya.

Selain anggaran yang belum final, pengembangan P2L masih menunggu penetapan titik sasaran. Yakni, wilayah rawan pangan. Datanya bakal disinkronkan dengan angka stunting yang tinggi. ‘’Saat ini masih pendataan. Oktober semoga bisa dimulai,’’ ucapnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close