AdvertorialMadiun

Inka Optimistis Tatap Pasar Global

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penyelenggaraan Fun Walk dan peninjauan kelas vokasi pada Sabtu (31/8) lalu menjadi penutup rangkaian perayaan HUT ke-38 PT INKA (Persero). Mengusung tema Kolaboraksi untuk Negeri, PT INKA (Persero) kian matang dalam menatap persaingan global. ‘’Kami akan memenuhi perintah Presiden RI, memproduksi di dalam negeri namun memasarkan di ranah internasional,’’ kata Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro.

HUT kali ini dimaknai sebagai langkah untuk terus berinovasi dan berkontribusi untuk negara dengan memberikan kereta api terbaik. Pun, Budi menyatakan PT INKA (Persero) kian matang melebarkan sayap ke internasional. Terlebih, PT Inka kini resmi memiliki kelas vokasi yang berkerja sama dengan Politeknik Negeri Madiun. ‘’Ini merupakan langkah awal untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) profesional perkeretaapian, yang notabene SDM dalam bidang tersebut sangat langka,’’ paparnya.

Bertepatan dengan bertambahnya usia, PT INKA (Persero) dipercaya oleh pemerintah Indonesia untuk melaksanakan proyek kereta cepat. Pun PT INKA (Persero) adalah pertama dan satu-satunya industri yang berinovasi memproduksi kereta tanpa masinis atau driverless. ‘’Kami sudah berhasil menjalin kerja sama dengan berbagai negara, Bangladesh dan Filipina,’’ ungkap Budi.

Salah satu pencapaian di usia 38 ini, PT INKA (Persero) sukses meraih dua penghargaan sekaligus dari event TOP Governance, Risk, dan Compliance (GRC) 2019, yakni PT INKA (Persero) sebagai TOP GRC #4 Stars 2019 dan Dirut PT INKA (Persero) Budi Noviantoro sebagai The Most Committed GRC Leader 2019.

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa progres pengembangan PT INKA (Persero) di Banyuwangi telah mencapai 30 persen. Budi berharap tahun depan sudah dapat berjalan. Hal itulah yang melatarbelakangi dibukanya kelas vokasi. Sehingga sesudah lulus seluruh siswa telah siap kerja. ‘’Target produksi di Banyuwangi dua kali lipat, pencapaian itu membutuhkan tenaga profesinal,’’ ujarnya.

Selain fun walk dan peresmian kelas vokasi, ada banyak event lain yang digelar untuk merayakan HUT PT INKA (Persero). Mulai lomba futsal, basket, vlog, bulu tangkis, Inka idol, festival band, welding competition, Inka scout challenge dan funbike yang diadakan di Banyuwangi.

Di samping itu, PT INKA (Persero) juga menyelenggarakan kegiatan sosial meliputi Inka peduli, nonton bareng bersama anak yatim piatu, donasi buku anak, dan donor darah. ‘’Perayaan HUT tahun ini melibatkan banyak pihak, internal hingga partisipan dari seluruh Indonesia. Karena ada beberapa agenda yang dilombakan tingkat nasional,’’ jelas Budi.

Sementara, pada saat puncak HUT PT INKA (Persero) dihibur oleh penampilan The Godfather of Broken Heart, Didi Kempot. Seluruh karyawan sangat antusias dengan penampilan panggung maestro keroncong tersebut. Tanpa kecuali Budi Noviantoro yang juga ikut berduet dengan Didi Kempot menyanyikan lagu Suket Teki. (mga/her/adv/bar)

INKA (Persero) dan Poltek Madiun Prakarsai Kelas Vokasi

SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) yang kompetitif dan mampu bersaing di level internasional turut dipersiapkan oleh PT INKA (Persero). Salah satunya dengan menggandeng Politeknik Negeri Madiun (PNM) dengan memprakarsai program kelas vokasi. Dengan tujuan menciptakan generasi muda siap kerja.

Staf Ahli Bidang Infrastruktur Kemenristekdikti Hari Purwanto mengatakan, lulusan D-4 Teknik Perkeretaapian harus mampu mengoperasikan, mengupdate, dan mengembangkan model kereta api (KA) seri terbaru. Karena itu harus didukung oleh tenaga pengajar profesional, yang berasal dari PNM dan PT INKA (Persero). ‘’Kami berharap seluruh lulusan mampu menjawab kebutuhan industri pada setiap bidang,’’ katanya.

Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Madiun M. Fajar Subkhan menjelaskan, calon mahasiswa akan melewati tiga tahap seleksi untuk bisa lolos D-4 Teknik Perkeretaapian. Pertama, tes kemampuan akademik. Kedua, tes kesehatan, dan yang terakhir adalah sesi wawancara. ‘’Proses seleksi akan berlangsung ketat, karena kami akan memilih calon mahasiswa yang memiliki kualitas unggul,’’ imbuhnya.

Tahun ini diprediksi peminat prodi D-4 Teknik Perkeretaapian mencapai lebih dari 2.000 pendaftar. Sedangkan, kuota yang diterima sebanyak 96 mahasiswa baru (maba). Dengan diresmikannya kelas vokasi ini, mempermudah PT INKA (Persero) dalam melaksanakan perekrutan karyawan. ‘’Karena keseharian mereka sudah di industri. Jadi, PT INKA (Persero) akan mengetahui kemampuan masing-masing mahasiswa,’’ terangnya. (mga/her/adv/bar)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close