Ini Hasil Penyelidikan Polisi terkait Kebakaran di Grobogan, Jiwan

378

MADIUN – Insiden kebakaran yang menimpa rumah Imam Sayudi diselidiki. Kemarin (18/12) Tim Inafis Polres Madiun Kota dan Polsek Jiwan terjun ke lokasi kejadian di Dusun Muning, Desa Grobogan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi memulai penyelidikan sekitar pukul 08.30. Mereka mengambil sampel dan menelusuri asal api tersebut. Sangat penting menentukan titik api dalam tiap penyelidikan kebakaran. Sebab, dari situ bisa terlihat kebakaran disengaja atau tidak.

Hasilnya, petugas mendapati kebakaran dipicu dari kompor gas yang lupa dimatikan. Hasil tersebut sekaligus menggugurkan dugaan awal penyebab kebakaran yang berasal dari perapian kandang kambing. ’’Itu didukung dengan keterangan saksi Siti Barokah (istri Imam Sayudi, Red),’’ kata Kapolsek Jiwan AKP Eko Sugeng Rendra Wicaksono.

Dia menerangkan, sebelum kejadian saksi mengaku sedang memasak. Tapi, tak lama kemudian Siti diajak oleh suaminya pergi ke rumah saudaranya di Desa Teguhan. Bukannya lebih dulu mematikan kompor, Siti langsung tancap gas bersama suaminya. ’’Rumah dalam keadaan kosong, anak-anak mereka juga sedang pergi,’’ terang Eko.

Dari situ kemudian api membakar wajan. Hingga menjalar ke bensin yang disimpan dalam jeriken. Akibatnya nyala api makin membesar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah. ’’Akibat kejadian tersebut kerugian yang ditanggung mencapai Rp 75 juta,’’ ungkapnya.

Eko menyebut musibah kebakaran yang menghanguskan rumah Imam Sayudi itu bukan kali pertama terjadi wilayah hukumnya. Satu pekan sebelumnya, dua rumah warga di Desa Teguhan juga ludes dilalap si jago merah. Bedanya, kebakaran dipicu oleh bensin yang tumpah kemudian menyambar rokok. ’’Kami imbau kepada masyarakat untuk lebih waspada ketika beraktivitas di dapur maupun menjual bensin eceran,’’ pesannya. (her/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here