Inggid Ilona Pilih Bangun Bisnis Kuliner

102

IMPIAN Inggid Ilona Saputra membangun bisnis kuliner akhirnya terwujud. Sebuah kafe kekinian di Jalan HOS Cokroaminoto menjadi saksinya. Kendati belum genap setahun, kafe tersebut sukses menyita perhatian kaum milenial di Kota Karismatik. ‘’Paling besar motivasi dari suami, malah suami yang lebih dulu punya ide buat kafe,’’ kata perempuan kelahiran Malang, 26 tahun silam itu.

Istri dari Grant Erlangga ini adalah salah seorang figur pengusaha muda di Kota Gadis. Bersama suami merintis bisnis dari nol. pengalaman bekerja bagian purchasing dianggap cukup membantu urusan manajemen teknis. ’’Kerja di bagian purchasing empat tahun di Surabaya. Mulai dari mengatur pembelian, pengadaan barang, memperkirakan stok, dan lain sebagainya. Pengalaman itu cukup membantu saya,’’ ujarnya.

Masih segar dalam ingatannya, jebolan Universitas Katolik Parahyangan Bandung ini sempat jual beli es krim untuk sebuah bazar di Surabaya. Kala itu dalam sehari keuntungan yang didapat bisa mencapai Rp 10 juta. Saking larisnya, Inggid sempat membuka sebuah stan di pusat perbelanjaan Kota Surabaya. ’’Itu waktu saya masih kerja di  Surabaya, jadi sambil kerja saya buka bisnis kecil-kecilan. Waktu kuliah dulu juga pernah jualan macam-macam barang online,’’ kenangnya.

Setahun silam Inggid dan suami melihat potensi pasar di Kota Karismatik. Kafe yang semakin menjamur dianggap momentum tepat memulai bisnis. Benar adanya, tak butuh waktu lama kafe menjadi tongkrongan beken kaum milenial. ’’Sebenarnya di tempat ini suami pernah buka usaha kuliner dua kali, tapi nggak jalan. Jadi memang menunggu momen yang tepat,’’ paparnya.

Inggid punya cara tersendiri agar usahanya tetap langgeng. Ada empat poin penting yang bakal diterapkan. Pertama kualitas produk, lalu menjaga rasa dan pelayanan yang terbaik untuk konsumen. Juga mendorong tim pramusaji ramah dengan pelanggan. ’’Karena mereka (pramusaji, Red) ujung tombaknya. Dan satu lagi, karena sekarang dunianya media sosial, interior desain juga perlu diganti agar pelanggan tidak bosan. Caranya dengan spot foto yang kece,’’ jelasnya. (mg2/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here