Madiun

Indonesia Modernisasi Kereta Api di Bangladesh

Produksi 100 Gerbong Penumpang Ditarget Kelar Juli

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Jalur kereta api di Bangladesh akan dipenuhi moda transportasi buatan Indonesia. Itu setelah Menteri Perkeretaapian Bangladesh menegaskan lanjutan kerja sama ekspor kereta api yang dirintis sejak 2005 silam.

Dalam lawatannya ke PT Inka Madiun Minggu (1/3), Menteri Perkeretaapian Bangladesh Nurul Islam Sujan mengharapkan industri kereta api di Indonesia lebih banyak berpartisipasi dalam pembangunan bidang perkeretaapian di Bangladesh. ‘’Kami berharap Indonesia lebih banyak berpartisipasi,’’ ucapnya.

Nurul berharap kerja sama Indonesia-Bangladesh dalam pembangunan perkeretaapian di negaranya terus belanjut dengan skema G2G (government to government). Menurutnya, Bangladesh akan memerlukan kereta lebih banyak. Seiring pengembangan dan perluasan jaringan kereta api ke seluruh 64 distrik di Bangladesh. ”Kami sedang proses memodernisasi dan mengintegrasikan sistem perkeretaapian di Bangladesh,” jelasnya.

Direktur Utama PT Inka Budi Vovinto menguraikan, sampai kini proses pembuatan 250 kereta api pesanan Bangladesh sudah memasuki pengiriman batch 7 dengan jumlah 22 unit kereta api tipe meter gauge (MG). Rencananya pengiriman batch 7 tersebut akan dilaksanakan Maret ini. ‘’Total yang telah dikirim sebanyak 136 unit kereta api dari 200 kereta tipe MG,’’ sebutnya.

Ditarik mundur sejak pertama kali kerja sama 2005 silam, PT Inka telah berkirim 400 kereta api ke Bangladesh. Semuanya merupakan kereta penumpang. Perjanjian terakhir, dengan jumlah kereta api 250. ‘’Sudah sampai pengiriman ketujuh. Masih kurang sekitar 100 gerbong kereta api. Target bulan Juli semua selesai,’’ pungkasnya. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close