Identitas Mr X, Korban Tewas Laka Jalan Cokroaminoto, Terungkap

978

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Identitas Mr X, pengendara motor yang tewas akibat terseret mobil, terungkap. Itu berdasarkan identifikasi nopol AE 4546 LN motor Satria FU150 milik Mr X oleh kepolisian Selasa (12/8). Sebelumnya polisi sedikit kesulitan mengungkap identitas Mr X lantaran identifikasi sidik jari nihil hasil.

Kanit Laka Lantas Polresta Madiun Iptu Tri Wiyono memastikan bahwa Mr X yang merupakan korban kecelakaan maut Minggu dini hari (11/8) di Jalan H.O.S. Cokroaminoto itu adalah Dendi Setiawan. Pria 26 tahun tersebut warga Desa Luworo, Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. ’’Sudah kami dapatkan identitas korban melalui identifikasi nopol motor. Tapi, kami juga butuh memastikan kembali,’’ kata Tri.

Tidak cukup melakukan identifikasi nopol kendaraan, pihaknya juga memanggil keluarga. Untuk melihat langsung dan memastikan bahwa yang menjadi korban merupakan anggota keluarganya. Hal tersebut mengantisipasi kemungkinan jika identitas di surat motor berbeda dengan pengendaranya. ’’Bisa jadi dijual ke orang lain kemudian belum balik nama, atau bisa juga dipinjam orang lain,’’ lanjutnya.

Kepastian identitas itu didapatkan setelah saudara korban mendatangi mapolresta setempat. Ternyata benar bahwa Dendi merupakan anak Suyatmi. Korban merupakan bungsu dari delapan bersaudara. ‘’Usai mendapatkan keterangan dari keluarga, kepastian identitas tersebut sudah didapatkan dan benar memang Dendi,’’ ungkap Tri.

Keluarga korban sempat tidak menyangka Dendi telah tiada. Apalagi si bungsu baru Jumat lalu (9/8) pamitan hendak berangkat kerja dalam kondisi sehat dan baik-baik saja. ’’Terakhir Jumat lalu pamitan kepada ibunya mau kerja,’’ ujarnya.

Belakangan diketahui bahwa Dendi sehari-hari bekerja sebagai karyawan Rumah Makan (RM) Padang Ratu Sari. Setiap hari Dendi tinggal di kamar yang disediakan oleh atasan di tempatnya bekerja. Tidak ada yang tahu saat kejadian Dendi pergi dari mana dan hendak ke mana. ’’Pergi ke mana tidak ada yang tahu,’’ tuturnya.

Atasan Dendi juga tidak mengetahui hal itu. Bosnya memberikan keterangan bahwa Dendi tidak masuk kerja tanpa izin selama dua hari. Pun terkejut bukan kepalang ketika mendapati informasi bahwa anak buahnya tewas akibat kecelakaan. ‘’Bos pemilik RM sudah kami mintai keterangan untuk memastikan bahwa Dendi bekerja di situ. Kaget karena tidak tahu sama sekali,’’ terangnya.

Keluarga menjemput jenazah di RSUD dr Soedono dan dibawa pulang ke rumah duka. Jenazah dimakamkan di pemakaman tempat tinggal korban. Tri mengungkapkan bahwa kejadian tersebut melengkapi laka sepanjang tahun ini yang mencapai 250 kejadian. ‘’Kami imbau untuk berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas. Ada banyak nyawa di jalan yang dipertaruhkan jika melanggar aturan lalin,’’ ucapnya. (mg7/c1/ota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here