Ponorogo

Icha Lebih Tertantang Nyanyikan Lagu Keroncong

Bawakan Nada Spontan Butuh Kekompakan

Keroncong mengalir deras di darah seni Dian Elrica Permatasari. Sejak mengenyam kuliah musik, pelantun 28 tahun ini sudah tertantang mendalami keroncong. Selain mahir membawaakan beragam genre, baginya keroncong lebih menantang.

======================

DILA RAHMATIKA, Ponorogo, Jawa Pos Radar Ponorogo

MULUT beberapa tamu terbuka tanpa suara. Seolah ikut menyanyikan lagu keroncong yang dibawakan Dian Elrica Permatasari. Stambul Betawi, Sang Kuriang, Gambang Semarang hingga Bengawan Solo terlantun merdu. Cengkokan khasnya membuat suasana di Pringgitan terasa syahdu. ‘’Terakhir tampil di pringgitan ya ini,’’ kata Icha —sapaannya, menunjukkan foto acara pisah sambut Ketua Pengadilan Negeri (PN) Ponorogo, beberapa waktu lalu.

Icha tak asing di lingkungan Pemkab Ponorogo. Dia kerap diminta mengisi acara bergenre keroncong. Dia pun getol mengisi sebuah konten musik di media sosial.

Secara akademis, Icha studi seni drama tari dan musik (sendratasik). Dia yang semula tak menyangka ada mata kuliah keroncong mengambil spesifikasi mayor vokal. Baginya, ada sensasi tersendiri ketika mendalami seni keroncong. ‘’Ternyata main keroncong itu nagih banget,’’ terang warga Jalan MT Haryono, itu.

Bagi ibu satu anak ini, antar pemain musik wajib berkomunikasi. Sebab, ada irama-irama keroncong yang spontan. Jika, kekompakan terjalin baik, musik yang dibawakan terasa lebih hidup. ‘’Cengkok keroncong itu cenderung dominan dibandingkan dangdut atau campursari. Cukup menantang,’’ kata istri Yogi Alvian ini.

Selama kuliah pun, Icha banyak menggali pengalaman di Kota Pahlawan. Semasa itu, dia sudah kerap diminta mengisi acara oleh Pemkot Surabaya. Juga, menjadi vokalis orkestra dan keroncong mengiringi Cak dan Ning. Lalu, dikontrak dua tahun oleh salah satu televisi lokal untuk mengisi acara musik. ‘’Masuk TV bisa ketemu banyak artis,’’ selorohnya.

Setelah menikah tiga tahun silam, Icha memutuskan kembali ke kampung halaman. Bersama teman-teman kuliahnya membentuk grup musik keroncong di Ponorogo. Meski grupnya kerap bongkar pasang personil, Icha tetap rajin latihan. ‘’Sebulan wajib kumpul dua kali latihan lagu-lagu keroncong yang update,’’ imbuhnya. *** (fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close