Ibu Dua Anak Itu Ternyata Mati di Tangan Suami

1020

PONOROGO – Sejak awal, tragisnya kematian Is mengundang curiga. Karenanya, polisi tak percaya begitu saja bila ibu dua anak itu bunuh diri. Rentetan kejanggalan terkuak selama penyelidikan. Diperkuat hasil otopsi yang dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Kediri.

Benang merah penyelidikan tertarik pada kesimpulan bahwa perempuan 46 tahun itu tewas di tangan suami, Edi Purwanto. Dia yang sejak awal tak bisa dihubungi itu berhasil tertangkap di Kendal, Jateng, kemarin (17/2). Dalam pelarian, pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas. ‘’Kami telusuri keberadaan Edi. Petugas bergerak setelah mendapatkan informasi,’’ kata Kapolres Ponorogo AKBP Radiant.

Dalam aksinya, Edi tidak langsung menggorok istrinya dengan mesin gerinda. Melainkan memukul kepalanya menggunakan gagang martil. Itu setelah terlibat percekcokan hebat sekitar pukul 04.00, Kamis (14/2). ‘’Diawali dari adu mulut terlebih dulu,’’ ujarnya.

Setelah dipukul kepalanya, lanjut Radiant, Is masih sadarkan diri. Bahkan, masih terus menuntut nafkah keluarga kepada suaminya. Is pun berjalan ke ruang penyimpanan perkakas. Lantas mengambil gerinda yang biasa digunakan suaminya untuk bekerja sebagai tukang bangunan. Dengan nada emosional, Is menyodorkan mesin pemotong keramik itu ke suaminya. Sembari meratap untuk diakhiri hidupnya. Suami yang telanjur kalap, menuruti permintaan tersebut. ‘’Bukti demi bukti telah kami kantongi,’’ tuturnya.

Usai melakukan pembunuhan, Edi bersembunyi di rumah istri sirinya. Handphone-nya sengaja dinonaktifkan agar tidak terendus polisi. Pelarian pelaku ke Jateng terbilang rapi karena tidak meninggalkan jejak. ‘’Setelah ini akan kami dalami kasusnya. Termasuk cara pelaku meninggalkan lokasi dan menghilangkan jejak,’’ terang Radiant.

Pemukulan dengan martil itu diperkuat hasil otopsi. Tim DVI RS Bhayangkara Kediri mendapati luka bekas pukulan di kepala korban. Selain luka di leher, punggung tangan kanan kiri, telapak tangan, dan paha. ‘’Ada tiga titik bekas pukulan di bagian kepala,’’ ungkapnya. (mg7/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here