Pacitan

Hukum Lanjut, Delapan Tersangka Pencurian BBM Sekolah Tetap

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Perkara pencurian bahan bakar minyak (BBM) di Pantai Wawaran, Desa Sidomulyo, Kebonagung, beeberapa waktu lalu terus berlanjut. Delapan tersangka anak-anak di bawah umur tetap diproses meski dalam penangguhan.

Di lain pihak, Dinas Pendidikan (Dindik) Pacitan memastikan pendidikan para tersangka usia SMP itu tetap terjamin. ‘’Saat ini masih dalam tahap memenuhi P-19, kemungkinan bisa P-21 minggu depan,’’ kata Kasat Reskrim Polres Pacitan AKP Imam Buchori Jumat (8/11).

Enam dari delapan tersangka itu merupakan pelajar aktif salah satu SMP negeri di Pacitan. Kendati begitu, proses hukum tetap diterapkan kepada mereka. Bahkan, sempat ditahan beberapa hari dengan dalih pengamanan dari amuk massa. Kemudian, ada kesepakatan dari berbagai pihak yang berujung penangguhan. ‘’Mereka ditekankan wajib lapor seminggu dua kali,’’ ungkap Imam.

Selama proses hukum berjalan, para tersangka diperbolehkan bersekolah. Kepala Dindik Pacitan Sudaryono mengatakan bahwa pihaknya sudah menjamin hal tersebut. Pendidikan merupakan hak bagi para pelajar. ‘’Enam pelajar sampai saat ini tetap belajar di sekolah mereka. Tidak ada yang pindah sekolah,’’ terang Sudaryono.

Pihaknya sudah mewanti-wanti pihak sekolah untuk tidak membeda-bedakan enam pelajar tersebut. Selain itu, sekolah ditekankan untuk mengimbau pelajar lain bersikap biasa. Ini untuk mengantisipasi tindakan atau perlakuan ke arah bullying. ‘’Pendidikannya berjalan normal. Kalau proses hukumnya, sudah ada yang berwenang,’’ ujar Sudaryono. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
close
PENGUMUMAN
Close