Pacitan

Hujan Labil, Kualitas Air Bisa Terganggu

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Intensitas hujan sejumlah wilayah di Pacitan tidak konsisten. Hingga pertengahan bulan, butiran air dari langit tidak lagi turun seperti awal bulan ini. Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) setempat memandang kondisi ini bisa memperburuk kondisi kekeringan. ‘’Kualitas air akan terganggu,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Didik Alih Wibowo Senin (11/11).

Didik menyebut, air bisa tidak bersih. Resapan air yang hanya sampai permukaan berpotensi membawa kotoran. Sumber air bisa menjadi keruh dan tidak bisa lagi dimanfaatkan. ‘’Kalau sudah begitu kualitas air jadi terganggu,’’ ujarnya.

Hujan dua hari berturut-turut sempat mengguyur kabupaten ini. Tidak sedikit warga yang menduga sebagai tanda musim penghujan tiba. Nyatanya, hujan tidak lagi mengguyur setelah terlewat sepekan lebih. Menyikapi itu, Didik memilih untuk lebih waspada. ‘’Permintaan dropping air masih sama seperti sebelumnya. Karena hujan dua hari itu belum bisa menguatkan kondisi mata air,’’ terangnya.

Beberapa waktu lalu, BPBD kena semprot Bupati Indartato. Pemicunya, mobil tangki pelat merah dipakai menyalurkan air bantuan dari pihak swasta. Sejak saat itu, empat mobil tangki hanya dioperasikan untuk dropping sehari dua kali. ‘’Stok air masih cukup sampai akhir bulan ini,’’ katanya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close