Hujan Deras, Jalur Alternatif Ponorogo-Trenggalek Ambles

92

PONOROGO – Jalur alternatif penghubung Ponorogo-Trenggalek ambles setelah diguyur hujan deras kemarin sore (24/1). Jalur penghubung Desa Tumpakpelem, Tempuran, Sawoo, menuju Desa Dermosari, Tugu, Trenggalek. ‘’Kontur jalannya masih tanah,’’ kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono.

Budi -sapaan Setyo Budiono- mengatakan, amblesnya jalur setelah diguyur hujan dua jam itu membuat jalan tak bisa dilewati kendaraan roda empat. Sebab, retakan di separo badan jalan sangat mengkhawatirkan. Longsor masih mengancam. ‘’Talut pengaman jalan tidak kuat menahan longsoran,’’ ujarnya.

Kendati darurat, jalan itu masih dimanfaatkan. Terutama pejalan kaki dan sepeda motor yang hendak menuju Trenggalek. ‘’Sebenarnya berisiko, tapi tim sudah ke lokasi untuk memberi tanda di bagian badan jalan yang ambles,’’ terangnya.

BPBD berjanji melaporkan kerusakan infrastruktur itu ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar lekas diperbaiki. Sehari sebelumnya, hujan lebat disertai angin juga menumbangkan pohon di Jalan Raden Saleh dan Jalan Urip Sumoharjo. Bahkan, pohon tumbang di Jalan Sinduro menimpa tandon air. Pohon tumbang juga menimpa satu rumah warga di Desa Blembem, Kecamatan Jambon. Beruntung penghuni rumah sempat menyelamatkan diri. ‘’Penghuni selamat tapi rumah rusak berat,’’ ungkapnya.  (mg7/c1/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here